• klik klas

Wajarkah Jika Merasa Lega Setelah Kehilangan Orang Tersayang?

Bagi sebagian orang, kehilangan orang tersayang pasti menimbulkan duka mendalam. Namun, tak jarang pula, kepergian orang tersayang pun bisa memunculkan kelegaan tersendiri. Kondisi kedua pun sering kali membuat seseorang bingung dan merasa bersalah. Bagaimana bisa ketika yang disayang pergi, bahkan pergi dari dunia ini, justru diri merasa lega? Apa artinya kita tidak benar-benar menyayanginya? Kamu pernah merasakan salah satunya nggak, Klikers dan Teman Baik?

Kamu tahu nggak?

Sebenarnya, kelegaan yang hadir selepas perginya orang tersayang tidak selalu aneh, lho. Apalagi jika orang tersebut habis sakit parah dan harus hidup bergantung dengan alat-alat medis serta obat-obatan yang tidak terhitung jumlahnya. Dan ketika dia pergi, rasa lega itu hadir seperti angin yang bertiup menyejukkan hatimu.


"Kamu lega karena dia terbebas dari alat-alat itu"

Kamu lega karena dia tidak perlu lagi minum obat-obatan atau melakukan terapi yang membuatnya merasakan sakit. Kamu lega semata-mata karena orang tersayangmu tak lagi merasakan sakit

Bersamaan dengan itu, rasa sedih pun hadir karena kamu sadar bahwa ia tidak ada lagi di dunia ini. Kadang kamu pun bertanya apakah kelegaan yang kamu rasakan bersama dengan rasa sedih itu wajar?


Perasaan itu wajar. Sangat wajar dan manusiawi

Ketika kamu merasa lega selepas kepergiannya bukan berarti kamu tidak benar-benar menyayanginya. Justru, kelegaan yang muncul karena melihat orang yang disayangi tidak lagi menderita dan tidak lagi merasakan sakit adalah bentuk dari kasih sayang dan cinta yang tulus.

Di samping itu, setiap manusia pun tidak hanya merasakan satu emosi dalam satu waktu. Manusia sangat bisa merasakan beragam emosi di saat yang sama. Seperti kamu, yang lega karena orang tersayang tak lagi merasakan sakit dan juga merasa sedih karena kepergiannya.


Tidak apa-apa. Kedua perasaan itu wajar dan jangan salahkan dirimu sendiri karena perasaan itu. Tidak ada yang salah dengan segala emosi dan perasaan yang hadir dalam dirimu.

Kamu hanya perlu menyadari dan menerimanya sebagai bagian dari hidupmu

Kelegaan itu pun bisa menjadi bentuk dari istilah calm after storm. Ketenangan yang hadir setelah begitu banyak badai yang kamu lalui demi berusaha membuat orang terkasihmu kembali pulih seperti semula. Namun, ketika takdir berkata lain, mungkin memang itulah jalan terbaik baginya agar tidak merasakan sakit lagi.


Jadi, jika ada sepintas rasa lega yang hadir selepas kehilangan orang tersayang, jangan salahkan dirimu atas perasaan itu, ya, Klikers dan Teman Baik!


“We can feel each emotion as it occurs and understand that relief is not disloyalty but rather a sign of deep love” –Elisabeth Kübler-Ross & David Kessler

1 view0 comments

Recent Posts

See All