• klik klas

Tujuanku Tak Tercapai, Aku Sudah Gagal!

Siapa di antara Klikers dan Teman Baik yang masih suka berpikir bahwa dirinya gagal ketika tujuan yang diharapkan tidak tercapai?


Tujuan mungkin seperti garis finish yang perlu dikejar dan dicapai untuk mendapatkan titel berjudul keberhasilan. Namun, apakah setiap tujuan yang tidak tercapai saat ini membuatmu menjadi pribadi yang gagal.


Tentu tidak, ya, Klikers dan Teman Baik.



Ketidaktercapaian tujuan tentu memiliki banyak faktor penyebabnya. Meski demikian, tujuan yang tidak tercapai hanyalah sebuah hasil yang perlu dievaluasi prosesnya agar kamu bisa #SelaluBertumbuh dan memperbaiki kesalahan di masa depan. Bukan berarti, tujuan tak tercapai membuatmu gagal. Itu adalah mental block yang perlu kamu musnahkan.


Jika kamu menilai kegagalan dan keberhasilan hanya pada tujuan yang tercapai atau tidak, artinya kamu masih berfokus pada hasil. Padahal, kalau kamu coba menilik prosesmu untuk mencapai tujuan, kamu bisa melihat bahwa dirimu terus berusaha dan ada kemampuan yang diperbarui selama prosesmu mencapai tujuan.



Keterbaruan kemampuan, penemuan skill terpendam, dan usahamu dalam mencapai tujuan adalah bukti bahwa kamu sosok pejuang yang akan mencapai keberhasilan. Tinggal bagaimana definisi keberhasilan yang kamu ciptakan.


Okelah, tujuan tercapai memang dengan jelas menunjukkan bahwa kamu berhasil. Namun, tujuan yang tidak tercapai tidak serta merta menunjukkan bahwa kamu orang yang gagal. Meski jarang ada kesempatan yang sama untuk kedua kalinya, kamu masih akan tetap mendapatkan kesempatan lain, pintu-pintu keberhasilan lain, jika kamu mau terus bergerak dan tidak terjebak dengan pikiran bahwa satu kegagalan membuatmu gagal sepenuhnya.


Kamu tidak gagal. Melainkan, kamu belajar dari ketidaktercapaian tujuan.



Apa yang kurang? Apa yang salah langkah? Apa yang belum dilakukan dengan maksimal? Pertanyaan-pertanyaan inilah yang seharusnya hadir dalam benakmu untuk belajar dari kegagalan. Kalau kamu masih mau berproses dan bertumbuh setelah kegagalan menyerang, sebenarnya kamu sudah selangkah menuju keberhasilan sejati.


Justru kegagalan yang sebenarnya adalah ketika kamu berhenti untuk melangkah setelah berpikir bahwa kamu adalah orang yang gagal. Ya, beneran bakal gagal soalnya kamu nggak mau bergerak lagi.

.

So, teruslah bergerak meski kegagalan menyerang. Kamu bukanlah orang yang gagal selama kamu mau terus belajar, memperbaiki kesalahan, dan terus melangkah bersama tujuan-tujuan baru yang mungkin kamu ciptakan, atau tujuan lama yang kamu kembangkan.


Semoga kamu bisa terus melangkah bersama #TemaniTeman!


Tentang Penulis

Anisa Zahra Wijayanti Nugroho, S.Psi.

Penulis yang pernah menempuh pendidikan di Fakultas Psikologi UGM dan sudah menghasilkan beberapa karya/buku, baik fiksi maupun non-fiksi. Mau kenalan lebih jauh? Langsung meluncur aja ke Instagram @anisaanza

0 views0 comments

Recent Posts

See All