• klik klas

Tidak Semua Harus Kita Kuasai



Haloo Klikers dan Teman Baik, apa kabar hari ini? Eh sekarang social media lagi heboh ngobrolin apa? Ngerasa nggak sih Klikers dan Teman Baik semakin kita banyak main social media, kalau kita nggak bisa memfilter informasi mana yang layak kita serap dan mana yang nggak harus kita serap rasanya kepala bercabang banget karena terlalu banyak informasi nggak penting yang masuk di otak kita. Iya nggak sih?


Oh iya ada juga loh, sebagian manusia yang bermain social media dan malah jadi merasa expert dibanyak hal dan merasa layak untuk ngomongin semua hal di dunia ini. Padahal bisa jadi apa yang dia tau hanyalah permukaanya aja.


Lebih sedihnya ada yang tau sedikit udah berani mendebat orang orang yang udah expert dibidangnya dengan bermodal mendapatkan informasi yang dia dapatkan dari setiap hari bermain social media. Aku nggak bilang bahwa di social media itu ilmunya nggak bener semua, ada yang bener tapi kadang ada juga yang ngaco dan asal posting agar enggagement naik dan followers meningkat. Emang ada yang kayak gini? Ada, banyak.



Sing penting followers naik, enggagement meningkat, kebenaran konten nomor sekian, sing penting viral.


Padahal Klikers dan Teman Baik, kita nggak perlu harus pintar dan menguasai semua cabang ilmu apalagi kita ngambilnya hanya bermodalkan social media.


Kita nggak perlu latah orang lain ngomongin agama kita ikut ikutan ngomongin agama, orang lain ngomongin kesehatan mental kita ikut ikutan ngomongin kesehatan mental, orang lain ngomongin hidup minimalis kita ikutan ngomongin hidup minimalis, orang orang ngomongin investasi kita ikutan ngomongin investasi.


Stop Klikers dan Teman Baik. Capek hidup kita kalau kita terus terusan berusaha menguasai banyak hal tapi hanya permukaanya aja.

Belajar banyak hal itu boleh, bahkan dianjurkan banget.

Akan tetapi harus diingat Klikers dan Teman Baik, ilmu kita belum seberapa dan nggak layak untuk kita menjadi so tau dan bahkan lebih merasa tau dari orang yang sudah berkecimpung lama di dunia yang dia udah lama menyelaminya.


Contoh kasus, ada orang yang ngomongin ekonomi, dia adalah mahasiswa ekonomi, sering ikut sertifikasi tentang ekonomi, lalu ketika pandangannya berbeda, kita bilang dia ini dan itu, kita debat dia meskipun hanya di kolom komentar padahal kita aja baru belajar kemarin sore tentang ekonomi, itupun masih permukaan banget


Jadi sabar yaa Klikers dan Teman Baik.

Pelajari lebih dalam lagi, jangan mudah mendebat orang lain meskipun hanya di kolom komentar dan ingat tidak semua harus kita kuasai J



Jangan lupa #SelaluBertumbuh bersama #TemaniTeman

Deli Fatmawati S,Psi

Deli adalah penulis buku anak dan sudah menulis tiga buku anak, senang berdiskusi tentang mental heatlh, self development dan islam.

Temukan tulisan Deli lebih banyak di instagram @Delifatmawati


0 views0 comments

Recent Posts

See All