• klik klas

Tidak Ada Cepat Atau Lambat Dalam Berproses

“Kok kamu masih galau aja, sih? Dulu aku diputusin pacar juga move on-nya cepet. Jangan lama-lama sedihlah.”


“Yuk, cepetan bangkit! Banyak hal yang harus dikejar lho, hidupmu nggak melulu soal sedih-sedihan.”


“Adaptasimu lama ya? Padahal kalo bisa lebih cepet, lebih baik loh!”


---

Komentar-komentar di atas mungkin sering banget Klikers dan Teman Baik dengar dari orang lain, atau bahkan mungkin kamu sering ucapkan itu ke teman-temanmu. Seolah-olah segala hal yang terjadi dalam hidup hanya berputar pada kecepatan melangkah maju.



Padahal, setiap diri tentu punya tempo masing-masing. Tak bisa kita bandingkan tempo satu orang dengan orang lainnya karena kita nggak tahu hal-hal tak terlihat yang sedang dilaluinya.


Misalnya, ada temanmu yang nggak lulus-lulus. Bukannya #TemaniTeman dan memberikan dukungan, kamu malah bilang, “Ayo cepet lulus. Jangan kelamaan betah jadi anak kampus.”


Emangnya, kamu tahu alasan dia nggak segera lulus? Bisa jadi memang ada hal yang sedang disiapkan agar setelah lulus hidupnya terjamin. Bisa jadi dosen pembimbingnya memang sulit dihubungi sehingga temanmu terpaksa menunda kelulusannya. Atau berbagai kemungkinan lainnya. Inilah yang namanya proses.


Tidak ada kata paling cepat atau paling lambat dalam berproses. Setiap diri pasti memiliki waktu paling tepat dalam proses dirinya untuk #SelaluBertumbuh dan menjadi lebih baik.



Sama halnya jika kamu sedang bersedih. Tentu mendengar komentar yang mengatakan bahwa kamu terlalu berlarut-larut dan lama untuk bangkit, rasanya malah menyesakkan. Kamu jadi menyalahkan dirimu karena terlalu lama bersedih dan malah memaksa diri untuk langsung bahagia di saat kesedihanmu belum tuntas.


Tak apa-apa. Kesedihan dan segala emosi yang kamu rasakan itu valid adanya dan take your time untuk menyelesaikan semuanya. Tidak perlu terpengaruh oleh komentar orang lain dan terburu-buru bangkit jika kamu masih butuh waktu untuk bersedih. Tentunya, jangan sampai kamu lupa bahwa masih ada hidup yang perlu dijalani selain kesedihan, ya.


Satu hal lagi. Memang tidak ada cepat atau lambat dalam setiap proses diri. Namun, teruslah temukan cara terbaik untuk dirimu bertumbuh, berkembang, dan bangkit agar segala cita-cita yang kamu canangkan bisa terwujud. Take your time dan pikirkan beragam cara terbaik yang bisa kamu tempuh untuk terus berproses.


Tentang Penulis

Anisa Zahra Wijayanti Nugroho, S.Psi.

Penulis yang pernah menempuh pendidikan di Fakultas Psikologi UGM dan sudah menghasilkan beberapa karya/buku, baik fiksi maupun non-fiksi. Mau kenalan lebih jauh? Langsung meluncur aja ke Instagram @anisaanza

1 view0 comments

Recent Posts

See All