• klik klas

Sesuatu Yang Disampaikan Dari Hati Akan Sampai Ke Hati Lagi

Halo, Klikers dan Teman Baik!

Semakin maju teknologi, semakin ramai juga pengguna media sosial. Tentu kamu pun termasuk dari pengguna salah satu atau beberapa media sosial. Apakah kamu termasuk orang yang suka berbagi tulisan—dalam bentuk microblog atau story—di media sosial juga?


Kalo iya, pernah nggak, sih, dapet komentar kalau tulisanmu itu ngena banget ke pembaca?


Nah, ketika ada pembaca yang mengatakan bahwa tulisanmu ngena banget di hati mereka, mungkin itu karena kamu memang menuliskannya tulus dari hati terdalam. Seperti ungkapan yang dari hati akan sampai ke hati juga.


Namun, nggak semua tulisanmu mungkin bisa benar-benar nyampe di hati pembaca. Bisa jadi mungkin karena apa yang kamu tuliskan dan bagikan sedang tidak relevan bagi yang baca. Atau mungkin juga niat berbaginya belum tulus, lho, hehehe... Tentu, ketulusan dalam hal apa pun bisa dinilai dari niat dan tujuanmu membagikan tulisan tersebut.

Biasanya, kalo tujuannya untuk mendebat orang atau menjatuhkan orang lain, tentu apa yang kamu bagikan bisa jadi bumerang untukmu. Bahkan mungkin, pesan yang ingin kamu sampaikan tidak tersampaikan secara tepat sasaran. Lain cerita kalau tujuanmu memang untuk kebaikan. Apa pun aktivitasnya, apa pun tujuannya, ketulusan pasti akan bersanding dengan kebaikan karena tidak ada kejahatan yang didasari ketulusan.


Dalam bermedia sosial, memberi kritik dan saran, atau berbagi suatu pemikiran, jika ketulusan hadir di setiap detiknya, pasti apa yang kamu bagikan akan memiliki tempat tersendiri di hati mereka yang membaca. Pun jangan bersedih jika memang kamu merasa sudah setulus hati, tetapi tiada yang peduli. Toh, ketulusan tidak diiringi sikap pamrih untuk dipuji, kan?

Apalagi di masa pandemi ini, kamu pasti semakin aktif bermedia sosial. Tetaplah menjaga etika dan pupuk ketulusan dalam memberi informasi, komentar, kritik dan saran, serta dalam konten apa pun yang kamu bagikan. Niatkan semua untuk kebaikan, niscaya akan sampai ke hati yang menerimanya.


Semoga kamu #SelaluBertumbuh dan terus memberi ketulusan dalam #TemaniTeman di masa pandemi ini, ya. Kamu bisa menemani mereka dengan tulisan, video, atau segala konten berfaedah lainnya.


Berbagi tulus dari hati, semua akan sampai lagi ke hati!


Tentang Penulis

Anisa Zahra Wijayanti Nugroho, S.Psi.

Penulis yang pernah menempuh pendidikan di Fakultas Psikologi UGM dan sudah menghasilkan beberapa karya/buku, baik fiksi maupun non-fiksi. Mau kenalan lebih jauh? Langsung meluncur aja ke Instagram @anisaanza.

1 view0 comments

Recent Posts

See All