• klik klas

Sejauh Mana Bisa Bercanda?

Klikers dan Teman Baik, bercanda menjadi salah satu cara kamu menjalin kedekatan dengan teman-teman di lingkaran pertemananmu. Hanya saja, tidak semua candaan pantas untuk diucapkan pada teman-teman, bahkan orang terdekat kita.


Mungkin kamu pun pernah mendengar, tingkat tertinggi dalam kedekatan adalah ketika bisa saling meledek tanpa ada yang sakit hati. Bilangnya, sih, karena saling memahami makanya nggak ada yang sakit hati. Akan tetapi, apakah benar demikian? Sejauh mana sebenarnya kamu bisa bercanda dengan teman-temanmu?



Klikers dan Teman Baik, tentu ada hal-hal yang perlu dihindari dalam melontarkan candaan ke teman-temanmu. Meski kalian saling mengerti dan bisa saling memaklumi candaan satu sama lain, tetapi hal itu tidak menutup kemungkinan akan adanya keretakan dalam hubungan pertemanan atau hubungan dekatmu dengan orang terdekat.


Candaan yang menyangkut nama orang tua, hal-hal sensitif yang dimiliki masing-masing, serta panggilan atau rahasia yang seharusnya dijaga satu sama lain bukanlah bahan yang tepat untuk dijadikan candaan. Kamu pun perlu berhati-hati jika mau membawa hal sensitif ke dalam candaanmu karena tidak semua orang bisa menerima. Jangan sampai, apa yang kamu jadikan bahan candaan justru membuat namamu buruk dan tidak disukai banyak orang.


Di samping itu, saling memahami bukan berarti bebas untuk saling meledek. Bercandalah dengan sehat tanpa harus membawa hal yang akan menyinggung orang lain. Jika kamu tidak tahu hal apa yang bisa dijadikan candaan, tidak ada salahnya loh untuk tetap diam dan mendengarkan.



Kamu pun bisa saling mengingatkan apabila ada teman-teman yang sudah kelewatan dalam bercanda. Selain itu, peka pada reaksi dan bahasa nonverbal lawan bicara pun menjadi poin penting untuk mengetahui apakah candaanmu menyakiti mereka atau tidak.

Andaikan kamu mendapati gelagat bahwa ada yang tersinggung karena candaanmu, janganlah berlindung di balik kalimat, “Kan, cuma bercanda. Jangan baper, dong!”


Itu bukanlah sikap yang baik, ya. Bukan masalah orang lain bawa perasaan atau tidak. Namun, akan lebih enak jika saat menyadari ketidaknyamanannya, kamu bisa terbuka dan maju lebih dulu untuk minta maaf. Sikap seperti inilah yang bisa menjaga hubungan kalian sampai dengan waktu yang lama.


Semoga kamu bisa menjaga sikap dan lisanmu dari candaan yang kelewatan, ya! Teruslah menjadi pribadi yang #SelaluBertumbuh dan memegang prinsip #TemaniTeman dengan sikap yang baik pada siapa pun.


Tentang Penulis

Anisa Zahra Wijayanti Nugroho, S.Psi.

Penulis yang pernah menempuh pendidikan di Fakultas Psikologi UGM dan sudah menghasilkan beberapa karya/buku, baik fiksi maupun non-fiksi. Mau kenalan lebih jauh? Langsung meluncur aja ke Instagram @anisaanza

1 view0 comments

Recent Posts

See All