• klik klas

Satu Demi Satu Temanku Hilang, Apakah Ada Yang Salah Denganku?

Haloo klikers kamu pernah ngerasa nggak sih semakin bertambah usia kita, semakin berkurang teman kita. Mungkin dulu ketika kita remaja rasanya kita punya banyak teman, minggu ini bisa pergi main sama si A, minggu kemarin pergi main sama si B, minggu depanya main sama si C, rasanya kita tidak pernah kekurangan teman dan bingung ketika ingin main mau pergi sama siapa.


Akan tetapi semua berubah ketika kita memasuki usia 20-an, rasanya pertemanan kita semakin menyempit, tidak jarang kita bingung mau pergi main tapi gatau harus ngajak siapa, takut mereka nggak bisa dan akhirnya hanya mendekam di kamar sambil rebahan dan nonton netflix.

Yaah, kita kira dulu menjadi dewasa itu menyenangkan, tapi kenyataanya kenapa justru aku semakin sering kehilangan teman? Apakah ada yang salah denganku?


Tenang klikers, selama kamu tidak menyakiti mereka tapi mereka tetap tidak lagi menjadi teman dekat kamu. Nggak ada yang salah ko dalam diri kamu.


Sebagai orang dewasa sangat wajar kita kehilangan teman.


Satu persatu teman kita sibuk dengan urusanya masing-masing. Begitupun juga kita, kadang kita menolak untuk bertemu mereka karena kita punya kesibukan sendiri, entah tugas kuliah, kerja atau bahkan kita hanya ingin rebahan di kamar seharian.


Dari kesibukan kesibukan itulah kita menjadi jauh dan kadang menjadi asing dan hanya menjadi penonton instagram stories satu sama lain. Kita harus menerima kenyataan bahwa sekarang kita telah dewasa,

"kita sudah tidak bisa berharap bahwa teman teman kita harus selalu ada ketika kita butuh atau kita memaksakan orang lain harus tetap berteman dekat dengan kita."

Hidup ini pilihan, akan selalu ada pilihan pilihan yang harus diprioritaskan, dulu ketika remaja memang kecenderungan kita adalah memilih teman, mendengarkan teman, kita merasa kita harus selalu ikut kemanapun teman kita pergi karena ketika dulu kita butuh pengakuan dari teman sebaya kita dan itu wajar karena masa perkembangan kita memang secara psikologis cenderung mengikuti teman-teman kita.


Akan tetapi, sekarang keadaanya sudah berbeda bukan fase kita untuk seperti itu, kita sudah dewasa dan harus punya prioritas lain. Bukan tidak boleh berteman, bukan, berteman tetap harus akan tetapi pertemanan yang berkualitas tidak hanya ikut-ikutan seperrti dulu.


Jadi, it’s okay sekarang kehilangan teman satu persatu, nggak papa teman sedikit asalkan berkualitas dan membantu kita untuk terus menjadi manusia yang lebih baik.



1 view0 comments

Recent Posts

See All