• klik klas

Salahkah Jika Aku Mencintai Sahabatku?

Namanya hati dan perasaan, terkadang sulit untuk dikendalikan. Pada siapa hati ini berlabuh, pada siapa perasaan ini bertumbuh, mungkin Klikers dan Teman Baik pun tidak ada kuasa untuk menetapkan. Bahkan ketika disadari, terkadang diri pun bertanya-tanya, kok aku bisa suka sama dia, ya?


Begitulah yang namanya perasaan. Fitrah dari Tuhan yang memang kadang sulit kita kendalikan. Apalagi, jika orangnya adalah seseorang yang selalu bersamamu di saat susah dan senang. Seseorang yang kamu berikan titel sahabat seiring kedekatan hubungan kalian.



Banyak yang bilang, tidak akan ada yang namanya persahabatan di antara laki-laki dan perempuan karena bisa jadi salah satunya menyimpan rasa karena sudah terlanjur nyaman. Namun, tak jarang juga banyak yang merasa bersalah karena menyukai sahabatnya. Perasaan bersalah yang muncul karena takut membuat hubungan menjadi renggang, tidak nyaman, dan membuat segalanya berubah berhasil membuat diri merutuki perasaan suka itu.


Jadi, salahkah kalau kamu menyukai sahabatmu yang sudah lama dekat dan banyak berbagi denganmu?


Jawabannya, tidak.



Tidak ada yang salah dari perasaan suka, sayang, pun nyaman. Apalagi, jika kamu dan sahabatmu sudah sering menghabiskan waktu bersama-sama sehingga tahu berbagai kebiasaan, kebaikan, bahkan keburukan masing-masing.


Tidak ada yang salah dari perasaan itu. Hal ini menjadi salah jika kamu justru melakukan hal-hal terlarang atau hal yang mampu menyakiti diri sendiri dan orang lain. Emosi dan perasaan adalah bahan bakar dari setiap perilaku yang muncul. Jika emosi dan perasaan itu justru membuatmu menjauhi sahabatmu atau bahkan menjadi posesif dan terlalu mengekangnya, inilah yang salah.


Tidak ada yang salah dari perasaan. Kesalahan hadir jika diri menanggapi perasaan itu dengan perilaku yang tidak baik. So, jangan merasa bersalah atas hadirnya perasaan itu, ya, Klikers dan Teman Baik.



Tetaplah #TemaniTeman dan sahabatmu dengan terus menjaga perasaan yang hadir. Tenangkan diri dan segala ketakutan yang tak berdasar. Kecuali, kamu mau menyatakan perasaanmu, tentu kamu harus siap dengan segala risiko dan konsekuensinya.


Rasa suka yang hadir dari kenyamanan bukanlah perasaan yang salah. Melainkan, jika kamu bijak dalam menanggapinya, kamu bisa #SelaluBertumbuh lewat perasaan yang hadir itu, lho. Siapa tahu, perasaan itu membuatmu bisa berpikir dengan lebih dewasa dan mempertimbangkan segala keputusan dengan lebih matang.


Jadi, siapa di sini yang sedang memendam rasa ke sahabatnya? :D


Tentang Penulis

Anisa Zahra Wijayanti Nugroho, S.Psi.

Penulis yang pernah menempuh pendidikan di Fakultas Psikologi UGM dan sudah menghasilkan beberapa karya/buku, baik fiksi maupun non-fiksi. Mau kenalan lebih jauh? Langsung meluncur aja ke Instagram @anisaanza


3 views0 comments

Recent Posts

See All