• klik klas

Saat Kita Nggak Termotivasi

Pernah ga sih kalian ngerasa nggak punya motivasi sama sekali?


Rasanya pikiran nggak bisa konsentrasi ke kerjaan dan badan kita terasa melayang karena ngerjain apa-apa asal ngerjain, jalan asal jalan, dan segala hal terasa nggak menyenangkan?

Sebagai manusia biasa, wajar kalau ada hari-hari yang kita benar-benar kehilangan motivasi bahkan untuk sekedar makan dan minum. Siapa sih di muka bumi ini yang selalu dalam kondisi motivasi penuh?


Klikers dan Teman Baik, motivasi itu berperan penting dalam hampir semua hal yang kita lakukan. Dari bangun tidur di pagi hari sampai menyelesaikan segala hal sampai malam lagi. Pada akhirnya motivasi itulah yang mendorong kita untuk membereskan tugas apa pun yang diberikan kehidupan kepada kita.


Tapi, kenapa ya kadang motivasi itu menguap tiba-tiba, padahal kita lagi ingin mengerjakan banyak hal dalam list kita, tapi kenapa tiba-tiba nggak semangat ya? Kenapa kemarin bisa begitu termotivasi terus besoknya kita bisa tiba-tiba kehilangan energi dan motivasi?


Mengapa Motivasi Menghilang Tanpa Permisi

Dear Klikers dan Teman Baik, beberapa dari kita mungkin tipe orang yang mudah banget untuk menyemangati diri sendiri, jadi gampang dapat motivasi, dan mudah menyelesaikan segala kerjaan setelah beberapa jam istirahat.


Namun, ada juga sebagian besar dari kita yang malah sulit sekali untuk tetap termotivasi bahkan setelah waktu istirahat yang panjang. Beberapa orang lebih sulit untuk mengembalikan motivasi yang hilang, bahkan untuk kegiatan-kegiatan kecil.

Kenapa nih ada yang beda-beda kayak gini?


Tentu aja untuk menjawab ini kita perlu memahami bahwa kita ini adalah manusia yang bisa dipengaruhi oleh banyak hal. Misal, dari kepribadian kita, lingkungan sampai hal-hal lain yang lebih luas seperti kondisi geografis, ekonomi, dan budaya.


Yuk, cus kita bahas faktor-faktor yang bisa mempengaruhi stok motivasi kita?


Faktor yang Mempengaruhi Motivasi


1. Nggak Punya Tujuan

Ini bukan mitos, tapi nggak punya goal yang jelas kadang membuat kita nggak termotivasi untuk berlari. Maka, punya tujuan jangka panjang dan pendek penting banget lho dalam menjaga motivasi kita. Saat kita kehilangan energi, kitab bisa melihat kembali kita sudah di titik mana dari tujuan besar kita.


2. Kita Udah Disiplin Belum?

Kehilangan motivasi seringkali karena kita nggak punya disiplin diri. Wait, maksudnya gimana? Kita bisa belajar menjaga motivasi kita. Motivasi bisa dimanipulasi, bisa ditingkatkan atau dikurangi, asal kita tahu bagaimana cara memainkannya.


Nah, mengapa di poin untuk menjaga motivasi kita perlu disiplin? Karena dengan mendisiplinkan diri kapan kita harus fokus dan tidak. Dengan melatih diri seperti ini, kita akan pelan-pelan memahami bahwa dengan disiplin kita bisa mensetting badan dan jiwa kita kapan harus semangat dan kapan tidak.


Misalnya, saat kita disiplin untuk bekerja dan belajar dari pagi sampai malam. Artinya kita akan mencoba untuk semangat pada jam-jam yang dibutuhkan untuk motivasi tinggi. Cari kebiasaan baik yang bisa membantumu menjaga motivasi kita, salah satunya dengan menjadi disiplin.


3. Takut Gagal

Kadang juga ada mereka yang takut memulai karena ada bayangan kita akan gagal setelah usaha yang begitu panjang. Kadang perasaan takut gagal ini malah membuat kita jadi sama sekali nggak termotivasi. Alih-alih makin semangat, malah makin nggak mau ngapa-ngapain.


4. Merasa Kewalahan

Bisa juga kita merasa kewalahan karena terlalu banyak yang harus diurus. Misalnya kita terlalu banyak tugas, terlalu banyak hal yang harus dikerjakan dan diselesaikan. Nah, kehilangan motivasi jenis ini nih bisa menimpa kita apalagi saat kita sedang sibuk-sibuknya.


5. Kecemasan, Stres, dan/atau Depresi

Atau, malah kita sedang stress dan cemas? Kita bisa aja kehilangan motivasi karena kondisi kesehatan mental kita sedang dalam kondisi yang nggak sebaik biasanya. Saat kita stress, cemas, atau bahkan depresi, kita bisa aja nggak termotivasi dalam melakukan apapun.


Lalu Harus Gimana?

Klikers dan Teman Baik, nggak ada kata terlambat untuk mengatasi kehilangan motivasi kita ini. Jika kita merasa buntu atau nggak yakin harus mulai dari mana, cobain cara ini deh.


Sadari Kebiasaan Buruk Kita

Untuk berdamai dengan kondisi ini, kita harus menyadari apa yang salah. Karena untuk memperbaiki apapun kita perlu mengakui bahwa ada yang salah. Buat kita yang nggak terbiasa untuk menyelami emosi kita, bisa aja mengidentifikasi sebab-sebab kita merasa nggak bersemangat bisa jadi tugas yang berat. Apalagi untuk para perfeksionis, kadang menyelami diri sendiri bisa malah jadi kesempatan memaki diri sendiri. Klikers dan Teman Baik, selami diri sendiri dulu tanpa menghakimi. Kita harus mengingat bahwa nggak bersamangat dan kehilangan motivasi sama wajarnya dengan saat kita punya motivasi yang tinggi.


Kemudian mari identifikasi pola-pola negative yang membuat kita kehilangan motivasi. Misal, kita sering kehilangan motivasi ketika kerjaan begitu banyak dan terasa nggak pernah berakhir. Oh, berarti polanya adalah never ending work bisa bikin nggak termotivasi. Atau, kita merasa nggak bersemangat bekerja saat kita merasa lelah dan kurang enak badan, namun memaksakan bekerja, oh artinya kondisi fisik yang buruk mempengaruhi motivasi kita.


Kembangkan Motivasi Intrinsik

Klikers dan Teman Baik, sering banget kita kehilangan motivasi karena orang lain dan keadaan eksternal yaa…Misal, teman yang kurang menyenangkan bisa membuat kita nggak semangat bekerja, kerjaan yang nggak pernah selesai membuat kita jadi malas untuk memulai dan banyak hal-hal eksternal lainnya yang bisa membuat kita nggak termotivasi untuk memulai.


Nah, gimana kalau kita mengembangkan motivasi internal, seperti kita lebih terdorong oleh rasa ingin tahu, belajar lebih banyak, menaklukkan tantangan. Artinya, saat kita lebih terdorong untuk #selalubertumbuh, kita bersandar lebih banyak pada motivasi internal atau intrinsic. Dengan cara seperti ini, kita nggak mudah nggak semangat saat orang di luar kita nggak ideal, lingkungan kita kurang menyenangkan, dan berbagai hambatan di luar diri yang bisa aja membuat kita down.


Udah Pernah Nge-Reward Diri Sendiri?

Siapa di sini yang belum pernah menghadiahi diri sendiri reward setelah tugas yang menumpuk, setelah minggu yang penuh dengan praktikum, setelah berhari-hari kurang tidur dan banyak kerjaan.


Coba deh, menghadiahi diri sendiri setiap kita melakukan hal-hal dengan baik. Setiap kali kita menyelesaikan tugas, kita tahu bahwa kita akan mendapatkan hadiah. Demikian juga, jika kita nggak menyelesaikan tugas apa pun, maka kita tidak akan mendapatkan hadiah. Jadi, seiring waktu, kita mengaitkan reward dengan menjadi produktif dan termotivasi. Jadi semangat kan..


Sepatah Kata Dari Klik.Klas

Dear Klikers dan Teman Baik, Pada akhirnya kondisi motivasi itu sangat berbeda untuk setiap orang. Meskipun tadi kita ulas kenapa sih kita jadi nggak termotivasi, namun sejujurnya nggak ada satu alasan yang sama persis antara satu orang dengan orang lainnya mengapa motivasi bisa berkurang drastis dibanding lainnya.


Tahu dan sadar akan kebiasaan dan pola yang buruk yang bisa menyebabkan kita nggak bersemangat adalah langkah pertama dalam melawan keadaan ini. Kedua, penting banget lho untuk menemukan motivasi intrinsik saat kita bekerja. Akhirnya, termukan cara-cara khas kamu untuk bangkit dari keadaan yang nggak termotivasi ini. Semoga kita selalu bertumbuh setiap hari.


Tentang Penulis

Fakhirah Inayaturrobbani, S.Psi, M.A

Salam kenal, aku Fakhi. Aku merupakan peneliti dan ilmuwan psikologi sosial yang menyelesaikan studi S1 hingga S2 di Fakultas Psikologi UGM. Yuk baca dan cari lebih dalam tulisan-tulisanku di Instagram @fakhirah.ir


Referensi

Di Domenico SI, Ryan RM. The Emerging Neuroscience of Intrinsic Motivation: A New Frontier in Self-Determination Research. Front Hum Neurosci. 2017;11:145. doi:10.3389/fnhum.2017.00145

Dweck CS. Mindset: Changing the Way You Think to Fulfil Your Potential. United Kingdom: Little, Brown Book Group; 2017.

Gröpel P, Kehr HM. Motivation and Self‐Control: Implicit Motives Moderate the Exertion of Self‐Control in Motive‐Related Tasks. J Pers. 2014;82(4):317-328. doi:10.1111/jopy.12059

Hamedani MG, Markus HR, Fu AS. In the Land of the Free, Interdependent Action Undermines Motivation. Psychol Sci. 2013;24(2):189-196. doi:10.1177/0956797612452864

Kuvaas B, Buch R, Weibel A, Dysvik A, Nerstad CGL. Do intrinsic and extrinsic motivation relate differently to employee outcomes? Journal of Economic Psychology. 2017;61:244-258. doi:10.1016/j.joep.2017.05.004

Murayama K. American Psychological Association. The science of motivation. 2018.



4 views0 comments

Recent Posts

See All