• klik klas

PPKM Lesu? Bisa Jadi Kurang Dopamin!

“Pernahkah kamu merasa nggak termotivasi? Mau ngerjain ini nggak mood, ngerjain itu bete?"



Kalau kamu pernah ngerasain ini, jangan-jangan level level dopaminmu sedang rendah?”

Selama Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) kita dipaksa untuk tinggal di rumah aja. Kita dipaksa beraktivitas di tempat yang terbatas dan bisa jadi itu-itu lagi. Nggak heran, selama PPKM kita bisa tiba-tiba nggak bersemangat melakukan apapun, termasuk hal-hal yang kita sukai. Saat kita dalam keadaan kayak gini nih, bisa jadi level dopamin di diri kita sedang rendah.


Apa itu Dopamin?



Dopamin adalah senyawa kimiawi yang berada di dalam otak kita. Dopamin berperang penting dalam motivasi, suasana hati, tidur, dan banyak perilaku sehari-hari kita. Dopamin juga merupakan pusat penghargaan otak. Dopamin memberi kita perasaan mendapat imbalan setiap kali kita melakukan perilaku yang menyenangkan dan memotivasi kita untuk mengulangi perilaku tersebut. Misalnya nih, setiap kali kita melakukan sesuatu yang menyenangkan, seperti makan enak atau olahraga, dopamin akan dilepaskan di otak kita. Melakukan aktivitas yang menantang juga bisa membuat dopamin dilepaskan di otak. Inilah mengapa dopamin juga bertanggung jawab atas perilaku kecanduan kita.


Lalu, gimana kalau kita kekurangan dopamin?


Level dopamin yang rendah dapat membuat kita merasa kurang termotivasi, apatis, lesu dan memengaruhi kemampuan kita untuk berkonsentrasi. Beberapa gejala kadar dopamin rendah seperti kamu bisa aja mengalami kekakuan dan ketegangan otot, insomnia, kurang motivasi, kelelahan, nggak focus, lesu dan gelisah.


Apa Penyebab Tingkat Dopamin Rendah?



Klikers dan Teman Baik, banyak hal yang dapat menyebabkan kadar dopamin kita terjun bebas ke level rendah. Beberapa di antaranya adalah:


Riwayat Sakit

Kita bisa aja emang punya bawaan fisik yang membuat kita memiliki level dopamin yang lebih rendah daripada orang lain. Beberapa kondisi medis telah dikaitkan dengan tingkat dopamin yang rendah misalnya kalau kamu sudah punya riwayat gangguan psikologi menahun, atau penyakit-penyakit lainnya.


Pola Makan Buruk

Klikes dan Teman Baik, hayo siapa yang makannya malah berantakan selama PPKM ini? Makan makanan yang nggak mengandung nutrisi yang cukup untuk kesehatan otak dapat menyebabkan kadar dopamin rendah lho, terutama kalau kamu makan makanan yang kurang protein. Yuk, makan yang lebih bergizi untuk membuat dopamin kita pada level yang seharusnya.


Penyalahgunaan Zat Psikotropika

Nah, penyalahgunaan alkohol dan penggunaan narkoba juga dapat mengganggu produksi dopamin alami. Memang saat mengkonsumsi zat-zat seperti ini kamu akan langsung merasa gembira. Namun ini tidak alami. Mekanisme tubuh untuk mengeluarkan dopamin secara alami jadi rusak, kalau sudah rusak jadi sulit dopamin kita keluar secara alami. Nah, kalau udah rusak, kita jadi terus menerus membutuhkan zat-zat untuk seperti alcohol untuk selalu memenuhi kebutuhan dopamin kita.


Resep Obat Tertentu

Klikers dan Teman Baik, nggak dipungkiri, apa yang kita konsumsi pasti mempengaruhi tubuh kita. Termasuk kalau kamu mengkonsumsi obat-obatan yang tanpa sadari bisa mengurangi level dopaminmu. Misalnya, pada beberapa obat seperti antidepresan dan obat antipsikotik biasanya bekerja dengan mengikat reseptor dopamin. Makanya, obat-obatan ini dapat menghalangi aktivitas alami dopamin di otak kita.


Cara Meningkatkan Tingkat Dopamin kita Secara Alami

Lalu gimana dong, supaya kita bisa memenuhi kebutuhan dopamin kita secara alami?

Klikers dan Teman Baik, kalau kalian ingin meningkatkan level dopamin di dalam tubuh, baik meningkatkan produksi dopamin di dalam tubuh atau menjaga agar tidak membuat turunnya kadar dopamin yang sudah ada di dalam tubuh? Ada beberapa teknik yang juga bisa kita gunakan untuk meningkatkan kadar dopamin kita secara alami. Kita bisa lakukan hal-hal berikut ini


Tidur yang Cukup

Hayoo siapa yang selama PPKM ini malah tidur lebih malam? Hati-hati ya Klikers dan Teman Baik sekalian, tidur malam yang kurang bisa menguras level dopamin kita, lho. Penting banget untuk punya jam tidur yang cukup setiap malam untuk menjaga level dopamin kita. Sebuah Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (Center for Desease Control) merekomendasikan agar orang dewasa tidur rata-rata tujuh jam setiap malam. Ketika kita nggak cukup tidur, reseptor dopamin di tubuh kita dapat terpengaruh. Jadi, pastikan tidur cukup yaa…


Dengarkan Beberapa Musik

Teman baik juga bisa membuat daftar putar beberapa musik favorit kalian dan dengarkan ketika sedang merasa lesu, nggak termotivasi, atau mengalami gejala lain yang menunjukkan tingkat dopamin kita rendah. Dalam sebuah studi tahun 2011, para peneliti menemukan bahwa ketika kita mendengarkan musik yang kita rasa menyenangkan ternyata dapat menyebabkan pelepasan dopamin di otak kita. Nggak Cuma music, lakukan hal-hal yang menyenangkan dan membuat kamu lebih rileks, niscaya tingkat dopamin kamu bisa naik.


Jaga Pola Makan Sehat

Makan makanan yang sehat memiliki beberapa manfaat untuk tubuh dan pikiran, serta bisa meningkatkan kadar dopamin. Makanan yang kaya tirosin seperti almond, telur ikan, dan ayam sangat baik untuk meningkatkan kadar dopamin, lho. Tirosin adalah asam amino yang diproduksi secara alami oleh tubuh. Dopamin dibuat dari asam amino ini dan dapat ditemukan dalam makanan yang kaya protein. Makanan yang mengandung probiotik alami seperti yogurt dan kefir juga dapat meningkatkan produksi dopamin. Minuman seperti kopi juga meningkatkan dopamin kita, tetapi perlu diingat bahwa ketika kadar dopamin kita turun setelah meminum kopi, artinya kita sudah mulai kecanduan.


Berolahraga Dengan Rutin

Berolahraga secara teratur telah terbukti sangat penting untuk kesehatan otak kita. Ini juga dapat membantu kita meningkatkan kadar dopamin kita. Setiap kali kita berolahraga, otak kita melepaskan beberapa dopamin. Kamu pernah dengan runner’s high? Perasaan gembira para pelari ketika berlari? Pelari yang sering juga melaporkan mengalami sesuatu yang disebut runner's high. Runner’s high adalah perasaan relaksasi dan kegembiraan dan merupakan hasil dari pelepasan dopamin oleh otak.


Kurangi Gula Olahan

Klikers dan Teman Baik, mengkonsumsi gula olahan seperti minuman-minuman manis memang memiliki kemampuan untuk meningkatkan kadar dopamin, tetapi peningkatan ini hanya sementara dan buatan. Seperti halnya alkohol dan obat-obatan psikotropika, gula dapat memberi kita dorongan dopamin sementara, tapi gula olahan ini bisa mempengaruhi produksi alami dopamin dalam tubuh kita.


Be Happy!

Stres juga bisa menyebabkan kadar dopamin rendah. Tapi, kamu pasti akan protes, karena jadi happy itu sulit. Klikers dan teman baik, kita nggak selalu bisa mengendalikan hal-hal yang membawa stres ke dalam hidup, tetapi kita bisa memilih untuk mengubah cara pandang kita soal stress itu.


Penutup



Klikers dan Teman Baik, untuk menjadi bertumbuh setiap hari, kita perlu tahu apa yang terjadi dengan tubuh kita baik secara psikologis maupun biologis. Kalau dilihat secara biologis ketidaksemangatan bisa jadi karena kita lagi kurang dopamin. Dopamin adalah hormon yang bekerja saat kita merasa puas dan mengalami aktivitas yang menyenangkan. Maka dari itu, kita bisa lho menambah stok dopamin dalam tubuh kita melalui makan yang sehat, olahraga cukup, refreshing, tidur cukup dan melihat stress dengan cara yang berbeda. Penting banget untuk tahu mekanisme biologis kita saat kita ngerasa kurang bersemangat. Sekarang sudah tahu kan, salah satu hormon kebahagiaan yang penting untuk kita jaga kadarnya dalam tubuh kita. Nah, sekarang saatnya bertindak untuk menjaga level dopamin di dalam tubuh kita tetap stabil. Kalau sudah stabil yuk kita bergerak lagi untuk bertumbuh setiap hari!


Kunjungi Media Sosial Klik.Klas Lainnya

Jangan lupa ikuti terus update kabar Klik.Klas di Instagramnya juga klik.klas atau mau dengerin versi podcastnya? Bisa banget! Klik di sini.


Tentang Penulis

Fakhirah Inayaturrobbani, S.Psi, M.A

Salam kenal, aku Fakhi. Aku merupakan peneliti dan ilmuwan psikologi sosial yang menyelesaikan studi S1 hingga S2 di Fakultas Psikologi UGM. Yuk baca dan cari lebih dalam tulisan-tulisanku di Instagram @fakhirah.ir


Tulisan Ini Lahir Dari Tulisan Lainnya

Center for Disease Control and Prevention. How Much Sleep Do I Need?. March 2nd, 2017

Salimpoor VN, Benovoy M, Larcher K, Dagher A, Zatorre RJ. Anatomically distinct dopamine release during anticipation and experience of peak emotion to music. Nature Neuroscience. 2011;14(2):257-262.


Science in the News. Dopamine, Smartphones & You: A battle for your time. May 1st, 2018


Volkow ND, Tomasi D, Wang G-J, et al. Evidence that sleep deprivation downregulates dopamin dr in ventral striatum in the human brain. J Neurosci. 2012;32(19):6711-6717.


Sutoo D, Akiyama K. Regulation of brain function by exercise. Neurobiol Dis. 2003;13(1):1-14.


Kjaer TW, Bertelsen C, Piccini P, Brooks D, Alving J, Lou HC. Increased dopamin tone during meditation-induced change of consciousness. Brain Res Cogn Brain Res. 2002;13(2):255-259.

Health Direct. Dopamin. March 2019


13 views0 comments

Recent Posts

See All