• klik klas

Pesan dari Si Pemberi

Pernah nggak sih merasa sedih atau bosan sama kehidupan sendiri? Mempertanyakan mengapa hidupku begini, mengapa hidupku begitu. Apalagi kalau harapan tidak sesuai kenyataan. Sulit sekali rasanya menerima. Mau dengerin apa nasihat orang juga kadang mental, tapi disatu sisi butuh ditemani dan dikuatkan. Jadi serba salah.


Akhirnya jadi nggak produktif dan males-malesan deh. Atau bisa jadi kesedihan malah berujung pada pelarian ke hal-hal yang menyimpang.

Sepertinya semua orang pernah ya ada di fase stuck ini. Lantas, apa yang biasanya Klikers lakukan kalau sedang mengalami fase demikian?


Ada hal menarik dan sederhana yang bisa Klikers coba kalau ingin hidup lebih bahagia.


Memberi

Seorang profesor-Michael Norton, mengatakan bahwa partisipan merasa bahagia saat ia memberikan uang kepada orang lain, bukan menggunakan uang itu untuk dirinya sendiri.


Pernyataan tersebut didukung oleh sebuah penelitian oleh Jorge Moll yang menunjukkan bahwa tubuh manusia memproduksi hormone endorphin dan oksitosin saat kita memberi dan bagian otak manusia yang berkaitan dengan rasa senang akan otomatis aktif.


Wow! Masih ada bukti ilmiah yaitu penelitian dari John Hopkins University mengungkapkan bahwa memberi mengurangi risiko stres dan tekanan darah tinggi. Ternyata memberi tidak hanya baik untuk kesehatan mental tetapi juga kesehatan fisik.


Mengapa hal ini bisa terjadi?


Memberi membuat kamu merasa cukup dan bersyukur, disamping itu juga memunculkan rasa terikat secara sosial dengan orang-orang disekitar.


Kamu akan merasa bermanfaat dan berarti untuk mereka yang membutuhkan pertolonganmu. Itulah sebabnya, memberi sangat dalam maknanya. Jika tidak ada uang, bagaimana bisa memberi?

Tenang, memberi tidak melulu tentang uang. Bisa dalam bentuk lain misalnya waktu, tenaga, ide.

Jadi, ketika kamu merasa kurang coba memberi supaya kaya


Ketika kamu merasa hampa coba memberi supaya terisi

Ketika kamu merasa sepi coba memberi supaya tenang

Ketika kamu merasa lelah coba memberi supaya energimu bertambah


Meskipun tidak selalu mudah untuk menolong orang lain disaat kita butuh pertolongan. Namun, dengan memberi itu kita justru sedang menolong diri kita sendiri.


Lalu bagaimana cara untuk mulai memberi?

"Kamu bisa bagikan insight atau hikmah dari pengalaman hidup ke media sosial misalnya. Bisa juga dengan memesan nasi bungkus dan kamu bagikan untuk tukang becak di jalanan, menanyakan kabar kepada kawan lama dan menawarkan bantuan sekiranya mereka butuh dibantu, atau hal paling sederhana yang bisa kamu lakukan sebelum beraktivitas yaitu menyapa sekitar dan tersenyum kepada mereka!"

Dengan demikian, kamu nggak akan fokus dengan lelah batinmu itu, hatimu akan penuh dengan kepuasan dan kebaikan. Yuk, mulai hari ini kita bangun kebiasaan memberi Klikers!

1 view0 comments

Recent Posts

See All