• klik klas

Pelajaran Berharga Dari Sebuah Bola Basket

Hai, Klikers dan Teman Baik!

Apa di antaramu ada yang suka main basket?

Tentu kamu tahu, ya, seperti apa karakteristik dari bola basket. Bagi bola basket yang baru saja diisi angin, ketika ia dibenturkan ke lantai, atau dinding, atau ring dengan keras, ia akan memantul lebih tinggi dan lebih jauh. Dan kamu bisa belajar soal resiliensi dari bola basket, loh!


Memang resiliensi itu apa?

Berdasarkan APA Dictionary, resiliensi berarti proses dan hasil dari keberhasilan beradaptasi dengan pengalaman hidup yang sulit atau menantang, terutama melalui fleksibilitas mental, emosional, dan perilaku serta penyesuaian terhadap tuntutan eksternal dan internal.


Seperti bola basket yang memantul lebih tinggi setelah dibenturkan, individu yang memiliki resiliensi baik mampu menyesuaikan diri, beradaptasi, dan memantul lebih tinggi ketika tekanan hidup datang dan membenturkannya. Tentunya, kemampuan resiliensi yang baik tidak akan muncul begitu saja dalam diri.


Kamu perlu melatih dirimu untuk tidak cepat menyerah dan melemah meski rintangan hidup begitu sulit menghadang. Mungkin saat ini resiliensimu belum berkembang dengan baik. Akan tetapi, jika kamu memiliki keinginan untuk #SelaluBertumbuh, tentu kamu bisa menjadi pribadi yang resilien dan bisa memantul lebih tinggi setelah tekanan hidup menyerang. Selain itu, kamu pun bisa mencapai tujuanmu seperti bola basket yang akhirnya masuk ke ring!

Tidak lupa juga, kamu perlu mengisi dirimu dengan bekal-bekal yang mampu menguatkanmu menghadapi kehidupan. Tidak ada bola basket yang dapat memantul lebih tinggi jika angin di dalamnya habis dan membuatnya kempes. Begitu pula dengan dirimu. Jika merasa dirimu mulai “kempes” dan kehabisan energi, alangkah lebih baik mengisi ulang energimu.


Kamu bisa mengisi energi dengan terus belajar, berbagi dengan kawan, banyak membaca buku seputar pengembangan diri, pun bisa baca-baca artikel dari #TemaniTeman! Jangan biarkan energimu habis tanpa diisi ulang karena kamu akan bisa memantul lebih tinggi jika dirimu terisi energi yang baik.

Ingat juga, jangan terlalu banyak mengisi diri dengan berbagai informasi. Bisa-bisa kamu malah “meledak” dan burn out!

Next, nantikan artikel #TemaniTeman yang akan membahas cara praktis menjadi pribadi yang resilien, ya!



Tentang Penulis

Anisa Zahra Wijayanti Nugroho, S.Psi.

Penulis yang pernah menempuh pendidikan di Fakultas Psikologi UGM dan sudah menghasilkan beberapa karya/buku, baik fiksi maupun non-fiksi. Mau kenalan lebih jauh? Langsung meluncur aja ke Instagram @anisaanza.

2 views0 comments

Recent Posts

See All