• klik klas

Merasa Nggak Berharga Karena Ditinggalkan




Haloo Klikers dan Teman Baik, siapa di sini yang merasa sedih karena belum lama ditinggalkan? Aku paham betul pasti rasanya sedih bangeeeeeeet. Meskipun orang lain bilang udah nggak papa, kamu berhak dapetin yang jauuh lebih baik. Udah nggak papa, dia nggak baik buat kamu buktinya kamu ditinggalin. Pokoknya mau seribu orang menghibur kita dengan kata kata itu, you deserve better, rasanya tuh yaa tetep aja sakit hati. Sakit hati banget apalagi kita udah pernah berjuang buat dia. Eh ditinggalin, rasanya pengen ngomong depan orangnya. Ko kamu tega sih? Kenapa sih kamu tega ninggalin aku? Aku nggak bisa ditinggalin kayak gini.


Klikers dan Teman Baik, mau ngeluh gimanapun kenyataanya kamu tetep ditinggalin. Udah terima yaaaa :)


Aku paham kamu sedih, sakit hati, pengen nangis, nggak nerima ditinggalin.


Apalagi ditinggalin sama orang yang udah biasa menemani kalian. Setiap hari kamu ditemani sama orang itu. Mengukir bahagia bersama, mungkin juga dia pernah jadi alasan kenapa kamu bersemangat untuk menjalani hari dan tetap semangat untuk bertumbuh menjadi yang lebih baik. Tapi, tiba tiba hari ini semua itu hilang.

Kalau kamu sekarang mau nangis, nangis aja!



Menangislah! Asalkan tau porsinya dan tidak menganggu aktivitas lainya yaa Klikers dan Teman Baik.


Aku paham, pasti malam malam kamu dipenuhi rasa bersalah dan penyesalan tentang berakhirnya hubungan kamu.


Kamu mungkin merasa “coba aku kemarin bisa lebih baik lagi sama dia, mungkin kejadian ini ga akan terjadi.”


Penyesalan demi penyeselan bermunculan di kepalamu tiap malam.


Kamu merasa tidak terima dan tidak mau hubungan kamu berakhir apalagi kamu merasa sudah berjuang.


Kamu merasa tidak dihargai perjuanganya karena ditinggalkan begitu saja.


Akan tetapi, kamu harus sadar bahwa hari ini itu semua benar benar terjadi, kamu memang ditinggalkan.


Mungkin kamu berharapnya ditinggalkan itu nggak sesakit ini, yauda kemarin ditinggalkan, seminggu kemudian bisa langsung move on, tapi kenyataanya kamu tidak bisa melupakan orang yang udah lama menemani hidup kamu hanya dalam waktu satu bulan, dua bulan. Perlu waktu bestie…


Kamu juga gabisa melupakan semua kepahitan atau kenangan yang ada di benak kamu tentangnya, karena semakin kamu berusaha melupakan, ingatan itu akan semakin kuat ada pada dirimu.


Maka, terimalah kenyataan, sadarilah bahwa memang hubungan kamu sudah berakhir meskipun kamu sudah berusaha berjuang mempertahankan tapi tetap ditinggalkan.

Yuk udah yuuuuk gapapa kamu nggak sama dia lagi yang penting kamu #SelaluBertumbuh bersama #TemaniTeman



Tentang Penulis

Deli Fatmawati S,Psi

Deli adalah penulis buku anak dan sudah menulis tiga buku anak, senang berdiskusi tentang mental heatlh, self development dan islam.

Temukan tulisan Deli lebih banyak di instagram @Delifatmawati





0 views0 comments

Recent Posts

See All