• klik klas

Menormalisasi Berbeda Pendapat Dengan Teman


Haloo Klikers dan Teman Baik, di sini siapa yang suka naik pitam kalau ternyata berbeda pendapat sama teman? Klikers dan Teman Baik berbeda pendapat di masa dewasa ini suatu hal yang wajar yaa. Nggak harus orang selalu dekat sama kita, ada selalu buat kita dan kita merasa dia teman dekat kita banget selalu pendapatnya sama seperti kita.


Kita juga tidak harus mencari teman yang selalu sama kayak kita misal dalam pandangan politik misalnya, kita selalu mencari teman yang pandangan politiknya sama kayak kita, kita nggak bisa berteman dengan orang yang berbeda.


Padahal yang harus kita lakukan bukan memilih orang orang yang sama pandanganya dengan kita, tapi jika itu membuat kamu nyaman silahkan. Akan tetapi ada skill penting yang seharusnya kita miliki yaitu menormalisasi berbeda pendapat.


Sebagai makhluk hidup yang dibesarkan dengan cara berbeda, informasi yang diterima berbeda dan bacaan buku yang dikonsumsi berbeda, akan sangat wajar jika pendapat kita berbeda. Kita sebenarnya masih bisa menjadi teman dekat meskipun kita sering berbeda pendapat.

Salah satu caranya adalah dengan cara memberi batasan kepada diri sendiri dengan tidak membahas yang kita benar benar tidak toleransi adanya perbedaan pendapat. Contoh misalnya kamu dan teman kamu berbeda agama dan kamu terlalu malas dan nggak mau debat tentang siapa Tuhan sebenarnya. Yasudah, jika hal ini sudah mulai terbahas kamu perlu menghentikanya dan mencari tema obrolan lain.


Cara lainya adalah memberikan ruang dia berbicara meskipun kita tidak setuju, terkadang sebagai manusia yang juga ingin didengar, ketika ada orang lain membicarakan hal yang kita nggak setuju, kita langsung agresif untuk menolak pendapatnya atau pandanganya, padahal nggak papa untuk memberikan ruang mereka untuk berbicara. Ketika mereka selesai berbicara kita punya kendali untuk mengambil pendapatnya atau tidak.


Satu lagi ialah bersepakat untuk tidak sepakat, jika ada hari di mana kalian ingin membicarakan hal yang kalian tau itu akan menimbulkan banyak perbedaan, sepakatilah dengan teman kamu bahwa kalian sepakat untuk tidak sepakat. Jadi ketika kalian berbeda pendapat, semua merasa lapang dengan perbedaan yang ada dan tidak merasa pendapatnya terintimidasi satu sama lain karena sudah bersepakat.



Jadi, yuk normalisasi perbedaan pendapat bersama teman dan dihadapi dengan kepala dingin yaa


Deli Fatmawati S.Psi

Deli adalah penulis buku anak dan sudah menulis tiga buku anak, senang berdiskusi tentang mental heatlh, self development dan islam.

Temukan tulisan Deli lebih banyak di instagram @Delifatmawati

3 views0 comments

Recent Posts

See All