• klik klas

Mau Dikenal Sebagai Si(Apa)?

“Harimau pergi meninggalkan belangnya. Gajah pergi meninggalkan gadingnya.”


Klikers dan Teman Baik, kamu pasti pernah mendengar peribahasa yang #TemaniTeman sebutkan di atas. Peribahasa yang menunjukkan bahwa setiap makhluk hidup yang mati, pasti meninggalkan sesuatu pada mereka yang masih diberi kesempatan untuk melanjutkan hidup.


Nah, gimana dengan kamu? Apakah kamu sudah memikirkan kira-kira apa yang akan kamu tinggalkan untuk orang lain ketika kamu sudah tiada lagi di dunia?


Benar jika dikatakan kamu perlu untuk menyiapkan masa depan. Namun, masa depan nggak hanya sebatas melanjutkan hidup dan meraih cita-cita.

Kematian pun termasuk masa depan semua manusia. Oleh karenanya, menyiapkan kematian menjadi hal yang perlu dipikirkan juga. Salah satunya, kamu mau dikenal dan dikenang sebagai siapa atau sebagai apa oleh orang-orang di sekitarmu.


Tentunya, hal tersebut sangat berkaitan dengan segala sesuatu yang kamu lakukan selama hidup. Kalau kamu ingin dikenal sebagai orang yang dermawan, tentu kamu perlu banyak-banyak berbagi dengan orang lain. Tidak hanya berbagi harta, tetapi bisa juga berbagi ilmu. Hal ini pun mungkin bisa membuatmu dikenal sebagai orang yang tidak pelit ilmu.


Kalau kamu mau dikenal dan dikenang sebagai seorang seniman, penulis, guru yang menyenangkan, musisi, atau yang lainnya, tentu hal itu bisa terjadi seiring dengan bagaimana dirimu mem-branding diri dan tulus dalam setiap perbuatan.



Lihat saja contohnya seperti Om Didi Kempot. Kepergiannya membuat beliau dikenang sebagai penembang lagu-lagu jawa yang bikin ambyar banyak kalangan. Lagu-lagunya abadi meski raganya tidak abadi. Dan tentu, jika ada kebermanfaatan yang diperoleh orang lain dari apa yang kamu tinggalkan, itu lebih baik. Tentu kamu mau kan dikenang sebagai orang baik dari hidup sampai matimu?


Nah, makanya, mulai sekarang kamu bisa memikirkan dan merealisasikan kira-kira seperti apa kamu ingin dikenang nanti? Tentunya, teruslah #SelaluBertumbuh dan berproses menjadi sebaik-baiknya manusia agar apa pun yang kamu tinggalkan ketika kamu mati nanti tetap bisa memberikan manfaat pada orang lain. Orang lain pun dapat mengenal dan mengenangmu sebagai sosok yang positif. Yakin nggak mau dikenang sebagai orang baik?

Yuk, ah, bergerak jadi lebih baik lagi!


Tentang Penulis

Anisa Zahra Wijayanti Nugroho, S.Psi.

Penulis yang pernah menempuh pendidikan di Fakultas Psikologi UGM dan sudah menghasilkan beberapa karya/buku, baik fiksi maupun non-fiksi. Mau kenalan lebih jauh? Langsung meluncur aja ke Instagram @anisaanza

0 views0 comments

Recent Posts

See All