• klik klas

Masalah Datang Saat Beda Pendapat dengan Teman

Halo, Klikers dan Teman Baik!

Terkadang, satu hubungan pertemanan yang sudah lama baik-baik saja, bisa tiba-tiba terguncang hanya karena perbedaan pendapat yang terjadi. Apakah kamu pernah mengalaminya?



Perbedaan pendapat sebenarnya hal yang wajar dalam hubungan apa pun, baik itu pertemanan, keluarga, persaudaraan, atau bahkan hubungan romantis. Hanya saja, tak jarang, perbedaan pendapat ini membuatmu menjadi illfeel atau bahkan tidak ingin lagi berhubungan dengan mereka yang berbeda pendapat denganmu.


Jika kamu sedang mengalami perbedaan pendapat dengan teman, ada baiknya untuk tidak terbawa emosi—marah, kecewa, sedih, dan berbagai emosi lainnya. Apalagi ketika kamu mendapati bahwa pendapatmu ada di pihak minoritas dan ditentang habis-habisan oleh teman-temanmu. Tak jarang, hal ini bisa membuatmu tertekan dan merasa tidak punya teman yang sefrekuensi.



Tenangkan dulu dirimu. Barangkali, kamu pun bisa mencoba melihat dari sudut pandang temanmu. Melihat kira-kira alasan apa yang membuatnya berpendapat seperti itu. Mungkin kamu bisa menemukan titik utama yang menyebabkan dirimu dan temanmu memiliki pendapat yang berbeda.


Apakah berbeda pendapat adalah masalah yang besar?

Sebenarnya, kembali lagi pada persepsimu. Jika kamu memandang perbedaan pendapat ini merupakan masalah besar yang serius, yang membuatmu merasa akan kehilangan banyak teman, tentu perbedaan pendapat bisa menjadi masalah yang besar. Hanya saja, coba lihat lagi lebih dalam. Melalui perbedaan pendapat ini, kamu justru bisa belajar berbagai pandangan dan alasan dibalik pendapat yang diutarakan temanmu.




Tak ada salahnya, ketika suasana sudah tenang, kalian berdiskusi sehat dan saling menjelaskan alasan dibalik pendapat tanpa saling judgement. Diskusi sehat malah bisa bikin kamu #TemaniTeman dan #SelaluBertumbuh dengan berbagai persepsi baru, lho...

Satu hal yang perlu kamu perhatikan ketika menghadapi perbedaan pendapat dengan teman adalah jangan buru-buru mengubah pendapatmu menjadi seperti temanmu hanya untuk diterima di lingkungan. Pikirkan lagi tentang akar yang membuat pemikiran kalian berbeda agar kamu bisa tetap berada di jalan yang menganut prinsip kebenaran dan tidak ikut-ikutan. Pun agar kamu terhindar dari pendapat-pendapat yang justru menjauhkanmu dari prinsip dan norma agama yang sudah kamu pegang dengan baik.


So, nggak usah terlalu khawatir, ya, kalau berbeda pendapat dengan teman. Pahami, diskusikan, dan uji kembali pendapat itu agar kamu menemukan jawaban dan pendapat terbaik!


Tentang Penulis

Anisa Zahra Wijayanti Nugroho, S.Psi.

Penulis yang pernah menempuh pendidikan di Fakultas Psikologi UGM dan sudah menghasilkan beberapa karya/buku, baik fiksi maupun non-fiksi. Mau kenalan lebih jauh? Langsung meluncur aja ke Instagram @anisaanza

0 views0 comments

Recent Posts

See All