• klik klas

Lebih Takut Kecelakaan Pesawat Atau Yang Lainnya?

Klikers dan Teman Baik, apakah kamu pernah naik pesawat? Hmm, sebenarnya pernah naik ataupun tidak, nggak apa-apa, sih. Kali ini #TemaniTeman mau ngajak kamu membayangkan sesuatu.


Coba, deh, bayangin dan rasakan. Kamu lebih khawatir ketika naik pesawat yang sedang mengudara di langit, atau lebih khawatir ketika melakukan perjalanan jauh lewat darat seperti menggunakan mobil, kereta api, pun mungkin motor? Adakah kekhawatiran yang lebih kuat dirasakan di salah satu jenis kendaraan?



Biasanya, sih, kemungkinan terbesar kamu lebih khawatir dan cemas ketika naik pesawat. Pikiran-pikiran seperti apakah pesawatnya aman? Apakah akan jatuh? Apakah bisa sampai tempat tujuan dengan selamat? Dan pikiran lain serupa memenuhi benakmu. Tak jarang, mungkin kamu pun lebih kenceng mendoakan keselamatanmu ketika naik pesawat dibandingkan naik mobil.


Padahal sebenarnya, kecelakaan pesawat tidak sesering kecelakaan yang terjadi di darat, loh! Bahkan kecelakaan yang terjadi karena mobil atau motor lebih banyak terjadi dan sering juga jadi sebab kematian seseorang. Namun, kenapa ya kok rasanya diri ini lebih cemas sama hal yang bahkan jarang terjadi?


Nah, hal ini bisa terjadi karena sering kali kamu melihat kecelakaan pesawat diberitakan begitu hebohnya. Seolah-olah, naik pesawat menjadi sesuatu yang lebih berbahaya dibandingkan naik mobil atau kendaraan lain. Pemberitaan yang heboh dan ada di berbagai media tentu lebih mudah tersimpan dalam memorimu.



Berbeda dengan kecelakaan darat yang sebenarnya lebih sering terjadi dan merenggut nyawa. Pemberitaannya tentu tidak seheboh ketika ada kecelakaan pesawat atau tenggelamnya kapal. Hal ini seolah-olah membentuk pemikiran bahwa kendaraan darat lebih jarang mengalami kecelakaan. Kalaupun jadi berita yang heboh, biasanya korbannya adalah orang-orang penting. Iya, nggak? Hehe...


Pembentukan pikiran seperti itu menunjukkan bahwa perhatianmu seringnya memang lebih selektif ke hal-hal yang lebih mudah diingat dan menyimpan emosi yang lebih dalam. Hal ini membuat kejadian yang lebih mudah diingat dinilai sebagai kejadian yang memiliki kemungkinan terjadi lebih besar dibandingkan yang sulit diingat. Kondisi ini punya nama kerennya, loh!


Namanya, availability heuristic.


Dengan mengetahui kondisi ini, semoga kamu jadi bisa lebih objektif dalam mengelola perasaanmu dan #SelaluBertumbuh, ya! Jangan sampai emosimu terkuras untuk mencemaskan hal-hal yang belum pasti terjadi.


Tentang Penulis

Anisa Zahra Wijayanti Nugroho, S.Psi.

Penulis yang pernah menempuh pendidikan di Fakultas Psikologi UGM dan sudah menghasilkan beberapa karya/buku, baik fiksi maupun non-fiksi. Mau kenalan lebih jauh? Langsung meluncur aja ke Instagram @anisaanza

0 views0 comments

Recent Posts

See All