• klik klas

Ketika Stres Tidak Disadari

Hai, Kamu!


Iya, kamu! Kamu yang katanya merasa selalu baik-baik aja, merasa selalu kuat dan bahagia, merasa semuanya terkendali, tapi pas lagi sendiri tiba-tiba pengen nangis dan merasa bingung dengan hidup.


Siapa yang lagi merasa kayak gitu?



Klikers dan Teman Baik, kalo kamu lagi ngerasa kayak gitu, mungkin ada hal-hal yang sedang kamu abaikan dari dalam dirimu. Atau mungkin juga kamu menganggap sepele hal yang sebenarnya sangat memengaruhi emosi dan pikiranmu cuma biar nggak mikirin yang nggak enak. Padahal, tubuhmu biasanya ngasih tanda kalo misalnya ada hal-hal yang tidak mengenakkan terjadi pada dirimu.


Kadang, ini yang dinamakan stres tanpa disadari. Ada tekanan yang terpendam karena kamu menolaknya dan menganggap semua akan terus dan selalu baik-baik saja. Yah, namanya juga hidup, tentu nggak semua mulus dan sesuai keinginan, kan?



Ketika ada hal-hal yang nggak sesuai harapan atau perasaan yang mengganggu diri, ada baiknya kamu terima sebagaimana adanya. Kamu marah, sebal, kesal, benci, kecewa, dan beragam emosi lain yang muncul, terimalah mereka. Jangan malah ditolak dengan bilang,


“Aku gaboleh marah. Dosa.”

“Nggak-nggak. Aku nggak kecewa. Kan, nggak boleh berharap sama manusia.”

“Aku baik-baik aja. Aku seneng, kok. Mending mikirin yang seneng terus aja.”


Dan segala larangan yang tanpa sadar kamu berikan pada dirimu sendiri.


Nyatanya, hidup nggak hanya tentang bahagia dan senang. Kalau kamu menahan emosi itu dan mengabaikannya gitu aja, bisa aja tanpa sadar kamu sedang melakukan mekanisme pertahanan diri bernama represi—usaha untuk memendam emosi, keinginan, dan hasrat diri. Kalo semakin menumpuk tanpa dicurahkan dan diterima kehadirannya, dia bakal jadi tekanan tersendiri yang membuat dadamu sesak tiba-tiba karena pemicu-pemicu kecil.



Memang, ada hal yang perlu ditahan dan tidak dilampiaskan begitu saja. Namun, bukan menahan dengan mengabaikannya, tetapi menahan agar diri tidak melakukan perilaku merugikan akibat dari emosi yang dirasakan. Emosinya dirasakan aja, disadari, dan diterima. Kemudian, temukan cara terbaik untuk menyalurkan emosi itu.


So, kalo kamu lagi ada di kondisi yang tiba-tiba ingin nangis pas lagi sendiri, padahal sebelumnya baik-baik aja, mungkin kamu perlu menggali dalam dirimu. Siapa tahu ternyata memang ada hal penting dalam hidup yang kamu abaikan karena menurutmu itu tak perlu dipikirkan.


Semoga kamu #SelaluBertumbuh untuk bisa mengelola emosi, hasrat, dan keinginan diri, ya! Salam dari #TemaniTeman!


Tentang Penulis

Anisa Zahra Wijayanti Nugroho, S.Psi.

Penulis yang pernah menempuh pendidikan di Fakultas Psikologi UGM dan sudah menghasilkan beberapa karya/buku, baik fiksi maupun non-fiksi. Mau kenalan lebih jauh? Langsung meluncur aja ke Instagram @anisaanza

0 views0 comments

Recent Posts

See All