• klik klas

Karena Kehilangan Tidak Selalu Dengan Kesedihan

Adakah di antara Klikers yang merasa bahagia setelah kehilangan sesuatu?


Seringnya, kehilangan identik pula dengan kesedihan atau kekecewaan yang mengiringinya. Mulai dari hal kecil, seperti pulpen hilang setelah dipinjam teman, sampai hal besar, seperti kehilangan orang yang dicintai biasanya diiringi dengan kalimat, “Yah, kok hilang?” atau ekspresi kesedihan lainnya. Namun, jika kamu bisa memaknai kehilangan dengan lebih dalam, ia tidak selalu seburuk dan semenyedihkan itu, kok.


Kamu pernah bermain rubik? Atau minimal, pernah melihat wujud rubik itu seperti apa?

Memaknai kehilangan ini pun seperti memperbaiki rubik yang kacau.

"Ketika kehilangan, pikiran kita begitu kacau, penuh dengan penolakan, ketidakpercayaan, kemarahan, bahkan mungkin tak punya alasan untuk bisa kembali hidup seperti semula."

Untuk memperbaiki rubik yang kacau dan berantakan, kamu tidak bisa membuatnya kembali rapi jika hanya melihat sisi yang depan, ‘kan? Terkadang kamu perlu memutar sisinya atau rubiknya agar segala warna bisa terlihat, sebelum akhirnya kamu menyelesaikan kekacauan itu.


Sama halnya dengan kehilangan. Untuk bisa menerima dan menemukan makna dari sebuah kehilangan, kamu nggak bisa cuma lihat apa yang terjadi di hadapanmu. Terkadang, kamu perlu menggali dan melihat kemungkinan-kemungkinan lain yang hadir beriringan dengan sebuah kehilangan.


Dalam sebuah hubungan romantis misalnya. Ketika kamu punya pacar, tetapi seiring berjalannya waktu, semakin terlihat bahwa kalian nggak cocok dan harus berpisah. Kamu pun akan mengalami sebuah kehilangan. Kehilangan seseorang yang pernah mencintaimu. Mungkin awalnya kamu akan kecewa, sedih, dan menyalahkan keadaan. Tapi, mari kita coba lihat makna lain dibaliknya.

Mungkin kehilangan itu akan menuntunmu menemukan orang yang lebih baik. Mungkin kehilangan itu akan membuatmu lebih bebas dalam memilih keputusan dan mencoba banyak hal baru yang tadinya terhambat untuk dilakukan. Mungkin juga, dengan kehilangan dirinya kamu jadi lebih menyadari seberapa berharganya dirimu untuk dicintai oleh orang yang lebih baik.


Banyak hal baik yang mungkin terjadi pasca kehilangan jika kamu mau memaknainya lebih jauh.

Seperti saat-saat sekarang. Ada teman yang kehilangan keluarga, bahkan mungkin kamu menjadi salah satu yang sedang merasakan kehilangan terbesar dalam hidup—kehilangan keluarga yang dicintai.


Sebuah reaksi yang wajar jika kamu menangis dan bersedih atas kehilangan itu karena memang itulah yang menjadikan kita sebagai manusia. Manusia yang memiliki perasaan dan nurani. Namun, jika kesedihan itu sudah puas untuk kamu ekspresikan, yuk, coba pelan-pelan melihat sisi lain dan makna yang ada di balik kehilangan ini.


Mungkin Tuhan ingin mengajarkanmu untuk lebih menghargai waktu dan kebersamaan dengan keluarga. Mungkin Tuhan ingin membuatmu naik level menjadi pribadi yang lebih kuat. Atau mungkin juga kehilangan ini membuatmu semakin menyadari bahwa dalam hidup ini tidak ada yang benar-benar kita miliki.

Kita merasa kehilangan karena pernah merasa memiliki.


Sejatinya, kita hanya diberi titipan untuk dirawat, disayangi, dan dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya dalam jangka waktu tertentu. Bahkan waktu pun bukan milik kita, ‘kan?

Jadi, apa makna kehilangan untukmu?

1 view0 comments

Recent Posts

See All