• klik klas

Kalau Punya Makanan, Jangan Pelit-Pelit Ya!

Hayo, siapa di antara Teman Baik yang nggak bisa hidup tanpa camilan?


Selama PPKM ini, kalo di rumah nggak ada makanan rasanya tuh hampaaa... banget. Setuju, nggak? Tapi di sisi lain, mau beli makanan juga kok uangnya kurang. Tanda-tanda diri kena kanker alias kantong kering. Jadinya, beli makanan pun kadang cuma bisa satu bungkus yang walaupun dimakan sendiri nggak puas rasanya. Eh, tapi, masa iya di rumah makan sendirian aja?

Mungkin kamu pernah ngerasa sebel ketika udah susah-susah ngumpulin uang buat jajan makanan yang diidamkan, tapi ternyata di rumah dimintain sama adik, sama kakak, bahkan kadang orang tua pun ikut nyicip. Padahal kamu tahu, anggota keluargamu pun butuh asupan selain makanan pokok biar tetap stay sane selama #DiRumahAja.


Pernah nggak terpikir buat bagi-bagi makanan? Namanya manusia, kebutuhan dasarnya kan makan. Kalo buat sendiri aja kurang, memang rela bagi-bagi sama yang lain?


Eits, kalo kamu masih mikir kayak gitu, mungkin kamu perlu sedikit memutar sudut pandangmu.

"Kadang tanpa disadari, berbagi makanan walau sedikit itu bisa membahagiakan orang lain lho."

Apalagi kalo kamu yang menawarkan dan memberikannya pada mereka. Melihat kebahagiaan di wajah orang lain bisa menyalurkan rasa bahagia juga pada diri.


Kalo kamu nggak percaya, cobain deh, beli camilan terus ajak anggota keluargamu makan bersama. Bayangkan wajah mereka yang tersenyum senang karena kamu membelikan makanan untuk dimakan bersama.


Kebahagiaan yang hadir bukan hanya perihal seberapa banyak yang bisa kamu berikan, tetapi ada pada seberapa tulus kamu mau berbagi dengan mereka.

Biasanya, kalo kamu rela bagi-bagi dengan tulus, kamu pun akan diberi tambahan rezeki dari Tuhan. Siapa tahu karena ketulusanmu, Tuhan menitipkan hak orang lain pada dirimu dan rezekimu semakin bertambah hanya karena rela bagi-bagi makanan!


Siapa sih yang nggak bahagia kalo dapet makanan?


Ya, kecuali dapet makanan yang emang bikin alergi, atau halangan lain yang membuatnya tidak bisa memakan makanan itu. Setidaknya, ada niat baik dari dirimu untuk berbagi bersama orang lain. Siapa tahu, melalui dirimu, orang lain bisa kembali mendapatkan kebahagiaan yang sempat sirna karena tidak bisa membeli makanan.

Ke depannya, kamu pun akan terlatih menjadi sosok yang lebih empati dan tidak egois terhadap apa yang kamu miliki. Hal ini tentu sangat keren! Ketika rasa empati itu hadir, maka berbagi bukanlah menjadi kegiatan yang sulit, baik itu berbagi hal-hal sederhana hingga berbagi hal yang lebih besar.

Jadi, apa kamu rela bagi-bagi? :D


0 views0 comments

Recent Posts

See All