• klik klas

Kalau Ada Sesuatu Jangan di Pendam, Tapi Sampaikan

Hai, Klikers dan Teman Baik!

Wah, ternyata pembatasan kegiatan masyarakat lagi-lagi diperpanjang, ya. Udah gitu ada levelnya segala kayak ayam geprek. Makin lama pembatasan kegiatan berarti makin lama ada di rumah.

Rasanya semakin jenuh, apalagi kalau para penghuni rumah membuatmu kesal karena satu dan lain hal. Kamu pengen banget menyampaikan kegelisahan pada mereka, tapi kok berat, ya?

Hmm, satu hal yang perlu kamu ingat kembali bahwa memendam semuanya sendiri tidak selalu baik. Terkadang, bisa menjadi bom waktu dan ketika kekesalan serta kejenuhan itu sampai di titik puncak, bisa-bisa hanya karena hal kecil kamu marah meledak-ledak. Kemarahan itu keluar tanpa permisi sebagai bom yang tak tahan lagi tersimpan dalam hati.


Itulah mengapa, cobalah belajar untuk menyampaikan kegelisahan dan kekesalanmu pada anggota keluarga. Mungkin, mereka pun sama-sama merasakan kejenuhan. Mungkin, mereka pun sama-sama merasakan lelah atas tekanan dari work from home atau sekolah daring. Kalau ternyata sama-sama sedang jenuh, mengapa tidak coba untuk saling berbagi dan menyampaikan keresahan?

Terkadang, ketika seseorang berada dalam keresahan dan kejemuan yang sama, berbagi dapat menjadi salah satu solusi untuk me-rileks-kan hati. Saling sambat, saling cerita, ditemani segelas teh dan camilan favorit tentu akan lebih menyenangkan.


Hanya saja, tidak semua bisa memulai untuk membuka forum berbagi keresahan. Mungkin di antara Klikers dan Teman Baik pun ada yang lebih prefer memendam semuanya sendiri, kan?


Sebenarnya tidak masalah. Tetapi, jika dalam lingkaran terkecil seperti keluarga saja kamu memendam dan tak mampu menyampaikan, mereka pun tidak akan tahu apa yang kamu rasakan.

Jika kesulitan untuk berbicara secara lisan, mungkin kamu bisa berbagi perasaan melalui tulisan. Surat misalnya. Atau mengirimkan chat pada anggota keluarga yang kamu inginkan untuk menyadari kondisi dan perasaanmu.

Dengan berbagi keresahan, kamu pun bisa jadi mendapatkan solusi agar tidak lagi merasa kesal, tidak lagi merasa jenuh, dan bisa saling mengingatkan satu sama lain. Kalau pun tidak ada tanggapan berarti atas penyampaianmu itu, setidaknya kamu bisa mendapatkan kelegaan hati karena sudah berani berbagi rasa.


Siapa tahu, dengan kelegaan hati yang hadir, bahagia yang tadinya sulit menyelinap dalam diri akhirnya menemukan jalan untuk kembali bersemayam. Membuatmu kembali bahagia dan kembali bersemangat dalam menjalankan aktivitas.


Jadi, jangan lupa untuk berbagi keresahanmu, ya!

1 view0 comments

Recent Posts

See All