• klik klas

Jangan Dikit-Dikit Merasa Lemah, Coba Baca Tulisan Ini!

Halo, Teman Baik!

Akhir-akhir ini, banyak orang yang menggunakan alasan kesehatan mental sebagai tameng untuk tertutup pada teguran atau kritikan. Utamanya, di media sosial. Mungkin Teman Baik pernah membaca di media sosial, seseorang yang menjadikan “stres” atau “depresi” sebagai pembelaan saat ada yang menegurnya. Ujaran seperti,


“Kamu nggak usah ngurusin dia. Kasian itu, jadi kena mental!”

“Aku itu bisa depresi kalo kalian kayak gitu!”

Dan semacamnya.

Memang, untuk menegur dan memberi kritik tentu ada etika dan cara-cara yang baik. Namun, tidak jarang ada yang ditegur baik-baik pun merasa itu adalah hal yang menyakitkan.


Jadinya, banyak orang sekarang melabel dirinya “kena mental” alias kesehatan mentalnya terserang karena kritik dan teguran di media sosial. Apakah kamu salah satu yang pernah merasakannya?


Satu hal yang perlu diketahui, sebenarnya kamu dan kita semua dianugerahi kekuatan dalam diri oleh Tuhan. Kekuatan yang memungkinkanmu untuk menerima dan mengatasi masalah dengan pikiran yang tenang, jiwa yang lapang, dan logika yang matang.


Hanya saja, terkadang keinginan untuk diperhatikan membuat diri melemah-lemahkan kemampuan dan tidak percaya pada kekuatan yang ada di dalamnya. Jangan sampai karena kamu menyepelekan kekuatan yang ada dalam dirimu, kamu menjadi benar-benar lemah dan tidak mampu menyelesaikan masalah sendiri.

Meski kamu memiliki kekuatan untuk menyelesaikan masalah sendiri, tidak ada salahnya meminta bantuan jika dibutuhkan daripada melabel diri dengan segala istilah gangguan mental.


Pun sekiranya kamu merasa stres, depresi, atau penurunan kesehatan mental yang mengganggu berlangsungnya fungsi hidupmu, lebih baik berkunjung dan berkonsultasilah pada profesional—seperti psikolog.


Percaya pada kekuatan yang Tuhan berikan dalam dirimu mampu membuatmu lebih bijak dalam memandang setiap masalah. Jika ada yang mengkritik atau menegur, jadikan itu sebagai lecutan untuk menjadi diri yang lebih baik lagi.


Persepsimu terhadap perlakuan orang lain pun memengaruhi kejernihan pikir untuk menemukan solusi. Maka, cobalah untuk membangun persepsi itu dari segala sisi dan segala kemungkinan agar dirimu tidak hanya melihat sisi negatif yang ditimbulkan.

Selamat berproses untuk menjadi lebih kuat. Tidak apa jika sesekali merasa dirimu lemah, tetapi jangan lupa bahwa kekuatan itu akan terus ada bagi ia yang yakin dan percaya.


So, apakah kamu yakin bahwa kekuatan itu ada dalam dirimu?

6 views0 comments

Recent Posts

See All