• klik klas

Jangan Ambil Keputusan Saat Emosi sedang Meluap-luap!

Halo, Klikers dan Teman Baik! Gimana kabarnya hari ini? Apa sedang bingung memilih satu dari banyak pilihan hidup?

Memang, ya, dalam hidup ini kamu akan terus dihadapkan pada pilihan-pilihan. Contohnya saja seperti yang sedang ramai saat ini, apakah kamu harus melanjutkan pendidikan ke jenjang perguruan tinggi? Atau haruskah S2? Atau perlukah mendaftar beasiswa ke luar negeri? Bekerja? Dan segala pilihan hidup lainnya.


Apa pun pilihan yang datang dan pergi, #TemaniTeman ingin mengingatkanmu supaya tidak mengambil keputusan saat emosi sedang meluap-luap, ya! Ambillah keputusan ketika dirimu sedang dalam kondisi netral, tenang, dan tentunya sudah mempertimbangkan pilihan itu dengan matang. Baik mempertimbangkan keuntungan maupun risikonya.

Mengapa jangan mengambil keputusan saat emosi sedang meluap-luap?


Teman Baik, ketika diri kita sedang dikuasai emosi yang meluap-luap, terkadang membuat pikiran tidak mampu mempertimbangkan segala hal dengan jernih karena tertutupi oleh ego serta keinginan sesaat.


Hal ini mungkin bisa membuatmu kurang mampu melihat dampak jangka panjang dari keputusan yang diambil.

Misalnya, kamu sedang sangat bahagia karena berhasil mendapatkan suatu hal yang sangat kamu inginkan sejak lama. Lalu, di momen bahagia itu ada seorang temanmu yang meminta supaya kamu mentraktir makan satu circle pertemananmu.


Tersebab hatimu sedang begitu bahagia, dengan refleks dirimu mengiyakan permintaan itu. Namun, beberapa saat kemudian kamu tersadar bahwa sebenarnya uang yang kamu miliki tidak cukup untuk mentraktir teman-temanmu.


Selain itu, kamu juga mau menabung untuk masa depan. Nah, kalau sudah begini, tentu akan muncul rasa tidak enak jika membatalkan janji dengan teman-teman. Kamu pun akan berada dalam dilema lain dikarenakan keputusan yang diambil dengan terburu-buru tadi.


Tidak hanya sedang sangat bahagia, bisa pula kamu tanpa sadar mengambil keputusan saat sedang marah. Misalnya, karena bertengkar dengan keluarga lalu kamu memutuskan untuk pergi dari rumah begitu saja tanpa memikirkan dampak jangka panjang dengan lebih matang.

Ketika diri dikuasai emosi, kamu akan cenderung mengambil keputusan dengan terburu-buru. Cobalah untuk berlatih menenangkan diri dan menahan diri agar tidak mengambil keputusan dengan reaktif dan tanpa pemikiran yang matang.


Ketenangan yang bisa kamu hadirkan akan membuat pikiranmu lebih jernih dan lebih bisa mempertimbangkan pro-kontra dari keputusan yang akan diambil.

Jadi, berhati-hatilah dalam mengambil keputusan, ya! Semoga bisa #SelaluBertumbuh dengan melatih ketenangan dalam diri!



Tentang Penulis

Anisa Zahra Wijayanti Nugroho, S.Psi.

Penulis yang pernah menempuh pendidikan di Fakultas Psikologi UGM dan sudah menghasilkan beberapa karya/buku, baik fiksi maupun non-fiksi. Mau kenalan lebih jauh? Langsung meluncur aja ke Instagram @anisaanza.

12 views0 comments

Recent Posts

See All