• klik klas

Ini Lho Cara Napas yang Benar Saat Kamu Sedang Cemas

Hai Klikers dan Teman Baik!

Pernah nggak saat kamu marah, napasmu jadi nggak beraturan? Atau saat kamu cemas, napasmu tersengal-sengal. Akhirnya pikiran dan perasaan jadi berantakan…


Padahal dalam kehidupan sehari-hari banyak sekali kejadian yang memicu stres. Oleh karenanya dibutuhkan kemampuan mengelola diri agar kamu dapat #SelaluBertumbuh dan menjadi kuat. Cara yang paling gampang dimulai dari atur napas.

Meskipun sehari-hari bernapas adalah hal yang biasa kamu lakukan, tapi manfaatnya sangat besar lho untuk kesehatan mentalmu jika kamu bernapas dengan cara yang benar.


Kamu perlu memahami bahwa proses bernapas ini adalah memasukkan oksigen untuk tubuh dan mengeluarkan zat toksik karbondioksida. Apabila teknik nya salah, bisa jadi pertukaran kedua zat tersebut terjadi dengan tidak sempurna sehingga oksigen tidak terserap dengan optimal dan justru akan membuat kamu panik, stres, dan cemas.

Apa yang terjadi saat seseorang sedang merasakan emosi negatif? Seseorang akan cenderung melakukan teknis napas yang cepat dan pendek sehingga rasanya seperti terengah-engah. Inilah yang berbahaya.


Dampaknya bisa membuat kamu mudah lelah, pusing, dan jantung berdebar.Lalu, napas seperti apa yang benar? Tenang, #TemaniTeman akan bagi tips buat kamuuu~


Kalau kamu pernah dengar istilah deep breathing maka inilah jawabannya! Dengan bernapas menggunakan diafragma, kamu akan lebih mudah menghirup oksigen dalam jumlah yang banyak sehingga aliran darah menjadi lancar dan efeknya kamu bisa lebih tenang.


Itulah mengapa teknik ini selalu dipakai untuk olahraga yoga maupun pilates. Bahkan ibu hamil, atlet, motivator sangat disarankan untuk belajar atur napas! Karena seajaib itu efeknya terhadap kualitas diri kamu.

Jadi, kalau amarahmu sedang meluap-luap ingat bahwa itu merugikanmu! Artinya, kamu harus segera melakukan napas dalam untuk mengontrol amarahmu. Salah satu teknik untuk relaksasi kecemasan adalah metode 4-7-8.


Langkah-langkahnya gampang banget!

· Tarik napas melalui hidung selama 4 detik

· Tahan napas selama 7 detik saja

· Buang napas selama 8 detik melalui mulut sambil mengeluarkan suara “Whoooh”

· Ulangi sampai perasaan kamu benar-benar tenang


Coba untuk napas dengan perut ya, tandanya adalah bagian dada tidak ikut naik saat kamu bernapas melainkan perutmu membesar seperti terisi udara. Kalau dada masih terangkat saat bernapas artinya kamu belum melakukannya dengan tepat.


Tentang Penulis

Nurkhalisha Ersyafiani, S.Psi

Halo Klikers dan Teman Baik, saya Ersya. Saat ini, sedang menempuh pendidikan Magister Psikologi di Universitas Gadjah Mada. Saya senang belajar tentang dinamika kehidupan manusia, berbagi cerita, juga menulis artikel seputar kesehatan mental dan pengembangan kepribadian. Ngobrol yuk via Instagram di @nurkhalishaersya

2 views0 comments

Recent Posts

See All