• klik klas

Hindari Impulsive Buying



Haloo Klikers dan Teman Baik, siapa di sini yang sering mencari kebahagian dengan berbelanja? Eh emang nggak boleh mencari kebahagian dengan belanja? Tentu boleh, selama tidak berlebihan dan tidak mempersulit diri sendiri apalagi sampe memaksa diri untuk berhutang.hehe


Sebenarnya apa si impulsive buying itu?


Impulsive buying adalah istilah bahasa Inggris berarti belanja impulsif. Dengan kata lain, impulsive buying adalah keinginan seseorang untuk membeli suatu produk dalam jumlah banyak secara tiba-tiba tanpa melalui pertimbangan dan proses berpikir panjang.


Jadi Klikers dan Teman Baik, biasanya pelaku impulsive buying ini nggak suka menimbang keinginan berbelanja dia dengan panjang, bahkan nggak punya uangpun terkadang dia memaksakan diri tetap membeli meskipun dengan cara meminjam atau memakai sistem paylater yang sekarang banyak disediakan oleh e-wallet.


Perilaku impulsive buying ini memang banyak sekali faktornya apalagi di zaman sekarang yang serba mudah untuk membeli sesuatu, hanya bermodal klik dan klik semua bisa kita dapatkan bahkan ketika kita tidak punya uang saat itu :)


Kita disediakan dengan fitur paylater.



Perilaku ini sangat berbahaya bagi pelakunya, tidak baik untuk kesehatan jiwanya juga kesehatan finansialnya. Jika perlaiku impulsive buying ini tidak dapat disembuhkan, pelakuanya akan terbiasa mencari kebahagian dari hal hal semu seperti ini padahal dengan berbelanja tanpa banyak pertimbangan adalah kesedihan yang ditunda karena bagaimanapun kita harus membayarnya, bisa jadi nanti kita tidak bisa menabung untuk masa depan, kita tidak bisa memenuhi kebutuhan dasar dengan sempurna dan bahkan lebih parahnya bisa menyusahkan orang lain salah satunya orang tua kita.


Klikers dan Teman Baik, sebenarnya ada banyak faktor yang mempengaruhi seseorang impulsive buying salah satunya adalah berlindung diri dari kata self reward. Klikers dan Teman Baik, kita amat sangat boleh untuk self reward, bahkan harus karena kita sendiri juga perlu dihadiahi, masa ngasih hadiah terus ke orang lain tapi ke diri sendiri nggak. Akan tetapi inget yaa Klikers dan Teman Baik, kalau self reward kamu sudah mulai keseringan, sudah mulai hanya bisa self reward dengan barang barang mahal, self reward karena hal hal kecil banget tapi hadiahnya besar. Nah kalau udah kayak gini coba deh mulai sadar lagi, mulai evaluasi diri sebenarnya yang kamu lakukan adalah self reward apa sebenarnya sedang pemborosan tapi berkedok self reward?


Semangat yaa Klikers dan Teman Baik, semoga kamu bukan orang yang punya perllaku impulsive buying yaa :)



Jangan lupa #SelaluBertumbuh bersama #TemaniTeman


Tentang Penulis

Deli Fatmawati S,Psi

Deli adalah penulis buku anak dan sudah menulis tiga buku anak, senang berdiskusi tentang mental heatlh, self development dan islam.

Temukan tulisan Deli lebih banyak di instagram @Delifatmawati




0 views0 comments

Recent Posts

See All