• klik klas

Hati-Hati Standar Ganda Ke Diri Sendiri

Ketika ada teman yang sedih karena dia melakukan kesalahan, kamu bilang,


“Nggak apa-apa, semua bisa salah. Yang penting kesalahannya dijadikan pelajaran buat nanti.”


Eh, tapi pas dirimu sendiri melakukan kesalahan, kamu malah menyalahkan diri dan merasa dirimu tidak berguna dan tidak akan berhasil. Hmmm...



Ketika ada teman yang kecewa dan terpuruk karena gagal mencapai targetnya, kamu bilang,


“Nggak apa-apa. Kamu bisa perbaiki dan perbarui targetmu. Kegagalan bukan berarti kamu gagal. Lihat? Kamu udah berhasil melakukan hal kecil lainnya. Apresiasi dirimu, ya.”


Eh, pas kamu yang gagal mencapai target diri, kamu malah merutuk dan memaki diri. Kamu lupa apa yang sudah berhasil kamu lalui sebelum-sebelumnya dan lupa mengapresiasi diri sendiri.



Klikers dan Teman Baik, menjadi orang yang berbicara dan menasihati orang lain memang lebih gampang daripada menerapkannya sendiri, ya. Saat temanmu sedih, kamu keluarkan seribu satu cara untuk menghibur dan membuatnya bangkit lagi. Kamu #TemaniTeman dan mengatakan bahwa semua akan baik-baik saja.


Hanya saja, mengapa saat itu terjadi pada diri sendiri, kamu malah tidak mampu menghibur dan menyemangati dirimu?


Mungkin, kamu sudah memasang standar ganda pada dirimu sendiri. Kalo orang lain sedih, semuanya akan baik-baik saja asal dia mau bangkit lagi. Namun ketika dirimu yang sedih, kamu merasa semuanya sudah hancur dan tidak baik-baik saja.


It’s okay, jika memang kamu butuh waktu untuk memproses semua hal yang terjadi. Akan tetapi, jika kamu bisa mengatakan pada orang lain bahwa semua akan baik-baik saja, tentu kamu pun bisa menerapkan standar itu pada dirimu sendiri. Jangan sampai kamu memandang dirimu dengan standar yang lebih rendah.


Lihat!



Kamu dan temanmu sama-sama berharga. Sama-sama telah berjuang di jalan masing-masing. Jika ada kesalahan dan kegagalan, dia bisa belajar dari kesalahannya, begitu pula kamu. Ah, kalian pun bisa saling berbagi dan bangkit bersama-sama juga, loh!


Coba tilik lagi ke dalam dirimu. Apakah kamu masih menerapkan standar ganda pada dirimu? Apakah kamu masih berpikir semuanya akan baik-baik saja jika itu dia, tetapi tidak baik-baik saja jika itu kamu?


Yuk, luruskan lagi standar dirimu. Tidak hanya supaya kamu tidak memandang rendah dirimu dibanding orang lain, tetapi juga jangan sampai kamu memandang rendah orang lain dengan standar berbeda dari yang kamu tetapkan.


Semoga kamu bisa #SelaluBertumbuh dengan menyelaraskan standar diri yang kamu pasang terhadap dirimu dan orang lain, ya!


Tentang Penulis

Anisa Zahra Wijayanti Nugroho, S.Psi.

Penulis yang pernah menempuh pendidikan di Fakultas Psikologi UGM dan sudah menghasilkan beberapa karya/buku, baik fiksi maupun non-fiksi. Mau kenalan lebih jauh? Langsung meluncur aja ke Instagram @anisaanza

1 view0 comments

Recent Posts

See All