• klik klas

Berpikir Positif Yang Membahayakan



Haloo Klikers dan Teman Baik, hari ini apa kabarmu? Semoga baik baik aja yaa. Klikers dan Teman Baik pernah nggak sih denger kampanye “kita harus selalu berpikir positif” “say no to negative” “positives vibes only” dan hal hal serupa yang intinya harus selalu positif dan seakan akan nggak boleh sedikitpun ada negatif negatifnya. Bener nggak sih kayak gitu? Sebenarnya ada benarnya.


Akan tetapi yang perlu kita sadari, hidup ini kita nggak akan selalu dihadapkan dengan hal hal positif terus adakalanya kita akan dihadapkan dengan hal hal negatif dan kita harus menghadapinya.


Berpikir positif itu adalah hal yang baik tapi akan tidak baik jika kita berlebihan dan tidak mengizinkan kita untuk ngasih ruang pikiran negatif kepada kita. Bagaimanapun pikiran negatif itu perlu untuk beberapa situasi yang kita butuhkan seperti dalam bahaya misalnya. Coba kalau dalam segala situasi kita terus terusan berpikir positif? Sepertinya kita nggak akan bisa bertahan hidup.


Contoh berpikir positif yang membahayakan, kita tau kita sedang sakit tapi kita selalu memaksa diri kita untuk berpikir bahwa kita sehat dan kita enggan untuk membawanya ke dokter. Alhasil, karena kita terlalu lama mendenial rasa sakit kita, sakit itu semakin parah setiap harinya dan kita tidak cepat untuk mengobatinya.



Padahal nggak papa untuk merasakan dan mengakui kesakitan itu, dengan kita jujur dan memandang itu bukan sesuatu yang negatif kita bisa mengobati itu dengan lebih cepat sebelum dia semakin parah.


Mungkin dengan berpikir positif dan menangkal rasa sakit ketika kita kesakitan, kesakitan itu akan hilang karena kekuatan pikiran kita, tetapi kesakitan itu tidak sembuh dan akan datang lagi esok hari atau hari hari ke depan.


Situasi lain yang membuat selalu berpikir positif terkadang membahayakan. Kita tau misalnya pasangan kita adalah pasangan yang toxic, kita merasa direndahkan dan tidak dihargai tapi kita selalu berpikir positif dan mendenial bahwa dia baik baik saja dan itu adalah hal yang wajar dalam sebuah hubungan. Pada akhirnya kita terus terusan terjebak dalam hubungan toxic tersebut sampai ada di titik kita ternyata sudah kehilangan diri kita sendiri karena sebenarnya kita sudah sangat lelah dengan hubungan ini tapi kita tidak mau keluar darinya.



Jadi Klikers dan Teman Baik, berpikirlah positif tapi tidak perlu mendenial apa yang terjadi ya.


Yuk #SelaluBertumbuh bersama #TemaniTeman


Tentang Penulis

Deli Fatmawati S,Psi

Deli adalah penulis buku anak dan sudah menulis tiga buku anak, senang berdiskusi tentang mental heatlh, self development dan islam.

Temukan tulisan Deli lebih banyak di instagram @Delifatmawati


18 views0 comments

Recent Posts

See All