• klik klas

Belajar Arti Ketulusan Dalam Percintaan di Drama Nevertheless

Halo, Klikers dan Teman Baik!

Adakah di antara kamu yang mengikuti drama keluaran Netflix berjudul Nevertheless?

Sejak awal penayangannya, muncul pro-kontra terkait drama ini karena mengangkat isu sensitif seputar toxic relationship dalam hubungan percintaan.


Namun, kali ini #TemaniTeman ingin mencoba mengupas salah satu sisi yang bisa kita pelajari bersama mengenai arti ketulusan.


Menurutmu, seseorang yang tulus itu seperti apa, sih?

Kalau kamu coba mencari definisi secara kata, pun kontekstual, sebenarnya ketulusan itu sendiri bisa diartikan sebagai sikap yang jujur dan sejalan antar lisan, perasaan, pikiran, dan perbuatan.


Simpelnya, selalu berbuat baik dari hati tanpa meminta imbalan apa pun dan tidak berprasangka buruk meski mendapatkan tanggapan yang kurang menyenangkan.

Melalui drama Nevertheless, kamu bisa melihat beberapa hubungan antar manusia yang terjalin di dalamnya—hubungan persahabatan maupun percintaan.


Ada yang senang bermain-main dibalik kata cinta, ada yang gengsi dengan perasaan dan membuat pasangannya bingung, ada pula yang benar-benar tulus menyayangi dan selalu membantu manusia lainnya.


Nah, terlepas dari segala pro-kontra terkait jalan cerita drama itu, ada beberapa hal yang bisa dipelajari mengenai ketulusan. Berikut ada beberapa ciri yang dimiliki oleh seseorang yang benar-benar memiliki perasaan tulus.


1. Jujur dan Terbuka dengan Perasaan

Orang yang tulus, bukanlah yang senang mempermainkan perasaan orang lain, baik dalam hubungan percintaan, maupun hubungan lain. Orang yang tulus adalah yang sadar dan jujur akan pikiran, juga perasaannya sehingga membuat orang lain pun mengerti apa yang dirasakan. Bukan malah bingung dan menerka-nerka maksud yang disembunyikan.

2. Tidak mengharapkan apa pun

Orang yang tulus akan melakukan segala kebaikan tanpa mengharap dipuji atau mendapat perasaan yang timbal balik. Sesimpel, hanya ingin berbuat kebaikan karena itu bisa membahagiakan orang lain.


3. Bahagia melihat orang lain bahagia

Meski tidak bersama, orang yang tulus akan tetap bahagia jika seseorang yang dikasihinya mendapat kebahagiaan dari orang lain. Ketulusan yang dimiliki membuat diri mau menerima kenyataan yang terjadi.


Dari tiga ciri di atas, apa kamu bisa menilai seberapa tulusnya dirimu?

Ini hanya sekilas ciri yang dimiliki oleh orang-orang tulus. Meski demikian, memang menilai ketulusan seseorang tidaklah semudah itu.


Kamu tetap perlu mengaktifkan hati nuranimu karena hatimulah yang mampu menilai seberapa tulusnya dirimu, pun orang lain.


Semoga kamu #SelaluBertumbuh menjadi pribadi yang memiliki ketulusan untuk orang lain, ya!


Tentang Penulis

Anisa Zahra Wijayanti Nugroho, S.Psi.

Penulis yang pernah menempuh pendidikan di Fakultas Psikologi UGM dan sudah menghasilkan beberapa karya/buku, baik fiksi maupun non-fiksi. Mau kenalan lebih jauh? Langsung meluncur aja ke Instagram @anisaanza.

4 views0 comments

Recent Posts

See All