• klik klas

Begitu Pentingnya Punya Lingkungan yang Suportif

Halo, Klikers dan Teman Baik!


Kamu pasti sudah nggak asing dengan pertanyaan yang mengharuskanmu menjelaskan atau menuliskan kelebihan dan kekurangan. Mungkin, masih banyak di antara kamu yang menuliskan sifat atau karakter diri sebagai jawaban atas kelebihan dan kekuranganmu. Hanya saja, ternyata ada satu hal ini yang sebenernya memiliki andil dalam proses terbentuknya potensi dan kelebihan diri. Apa itu?


Lingkungan yang suportif dan mendukung.



Faktor ini sering terlupa ketika kita sedang menuliskan kelebihan diri. Padahal, memiliki lingkungan yang suportif itu jelas merupakan suatu kelebihan yang mampu membuat diri memaksimalkan potensi.


Memiliki lingkungan suportif artinya kamu memiliki lingkungan yang membuatmu mampu memaksimalkan potensi diri. Misalnya, orang tua yang mendukung cita-citamu dan memberikan fasilitas sehingga kamu punya fasilitas yang memadai untuk berkembang. Atau, teman-teman yang mau diajak berkembang dan berproses bersama tanpa meremehkan satu sama lain, dan hal lain dalam lingkungan yang mampu mendukungmu mengaktualisasikan diri.


Jika lingkungan suportif menjadi salah satu hal yang belum kamu miliki, artinya saat ini kamu perlu membuat lingkungan yang bisa mendukungmu memaksimalkan potensi. Jangan hanya pasrah dan menerima keadaan bahwa lingkunganmu tidak kondusif dan tidak suportif, ya! Selalu ada jalan untuk mengantisipasi berbagai hal yang menghadang.



Tidak memiliki lingkungan yang suportif bisa menjadi salah satu poin kelemahan/kekuranganmu yang ke depannya dapat dijadikan bahan evaluasi diri. Kekurangan bukan berarti akan terus kurang selamanya. Mungkin, saat kamu bisa mengidentifikasi kekurangan dan kelemahanmu, kamu pun jadi bisa melihat hal apa yang bisa kamu lakukan untuk mengatasi kekurangan itu.


Nah, jika lingkungan suportif ternyata sudah kamu miliki, selamat! Artinya, kamu tinggal berusaha maksimal untuk #SelaluBertumbuh dengan kekuatan dan potensi yang kamu miliki. Jadikan lingkungan yang suportif ini bahan bakar untuk terus melangkah dan berkarya.



Ah, iya! Semoga #TemaniTeman bisa menjadi salah satu lingkungan suportif yang bisa membantumu berkembang, ya!


So, mulailah mengidentifikasi apakah dirimu sudah memiliki lingkungan yang suportif atau belum. Kelompokkan jawaban itu ke bagian kelebihan atau kekuranganmu. Kemudian, melangkahlah sesuai hasil identifikasimu, yaitu memaksimalkan lingkungan suportif yang sudah dimiliki atau perlu membentuk lingkungan suportif terlebih dahulu agar bisa maksimal dalam berkarya.


Sukses terus, ya!


Tentang Penulis

Anisa Zahra Wijayanti Nugroho, S.Psi.

Penulis yang pernah menempuh pendidikan di Fakultas Psikologi UGM dan sudah menghasilkan beberapa karya/buku, baik fiksi maupun non-fiksi. Mau kenalan lebih jauh? Langsung meluncur aja ke Instagram @anisaanza

3 views0 comments

Recent Posts

See All