• klik klas

Bangkit Kembali dengan Feedback

Klikers dan Teman Baik, ketika kamu berada di posisi terbawahmu tentu seringkali muncul kebingungan harus memulai lagi dari mana. Setiap kali kegagalan menyerang, kamu seolah kehabisan ide untuk memperbaiki hal-hal yang membuatmu gagal terus menerus.


Lantas, apakah kamu akan membiarkan semuanya berakhir begitu saja di titik terbawahmu?



#TemaniTeman berharap, kamu bisa untuk #SelaluBertumbuh meski sedang mencapai titik terendahmu, ya. Oleh karena itu, ada satu tips yang gampang-gampang susah, nih, untuk kamu coba supaya bisa bangkit dari keterpurukan.


Yap, cobalah minta umpan balik atau feedback dari yang lebih ahli daripada dirimu.


Katakanlah, kamu sedang memperjuangkan kemampuan musikmu untuk bisa membuat konser pribadi atau sekadar menjual lagu ciptaanmu yang baru. Namun, tidak ada orang yang tertarik dan semuanya berujung (seolah) sia-sia saja. Kalau kamu menyerah, tentu semuanya akan berakhir di situ. Akan tetapi, jangan sampai rasa sia-sia itu menggerogoti semangatmu.


Carilah ahli di bidang musik yang bisa kamu ajak berdiskusi. Biasanya, orang-orang yang ahli ini bisa melihat sisi lain yang sering kali luput dari seorang pemula. Ya, namanya juga ahli, mereka sudah mengalami banyak hal dalam perjalanannya mencapai predikat itu.



Ceritakan permasalahanmu, minta umpan balik dan saran darinya. Tentunya, dalam proses meminta dan menerima feedback kamu pun perlu menyiapkan hati yang lapang. Nggak jarang umpan balik yang diberikan mungkin nyelekit dan bikin hatimu terasa seperti tercubit-cubit. Namun, memang itulah proses untuk kembali bangkit.


Setelah mendapatkan umpan balik, kamu bisa menulis daftar hal-hal yang perlu kamu kembangkan. Mungkin perihal promosi, atau ada kemampuan musik yang perlu dikembangkan dan lainnya. Hal inilah yang menjadi titik tujumu untuk kembali bangkit. Kegagalan sebelumnya yang bisa dijadikan pelajaran bisa jadi bahan bakar untuk mengalahkan dirimu sendiri.



Tidak apa-apa jika kegagalan itu membuatmu terpuruk sebentar. Ingat, ya, sebentar—ini pun subjektivitas masing-masing seberapa sebentar hitungan waktu yang diperlukan, hehe... Yang jelas, kegagalan dan jatuhnya kamu tidak membuatmu berhenti melangkah karena bingung harus mulai dari mana. Mintalah umpan balik ke yang ahli agar kamu bisa melihat secercah cahaya lagi yang bisa dituju oleh langkahmu berikutnya.

Sukses!

Tentang Penulis

Anisa Zahra Wijayanti Nugroho, S.Psi.

Penulis yang pernah menempuh pendidikan di Fakultas Psikologi UGM dan sudah menghasilkan beberapa karya/buku, baik fiksi maupun non-fiksi. Mau kenalan lebih jauh? Langsung meluncur aja ke Instagram @anisaanza

0 views0 comments

Recent Posts

See All