• klik klas

Adakah Trust Issue yang Baik?

Klikers dan Teman Baik, rasa percaya sepertinya memang tidak pernah lepas dari hidupmu. Ketika ada tugas kelompok, kamu dan teman-teman kelompok berusaha untuk saling percaya bahwa masing-masing akan menyelesaikan tugasnya dengan baik. Namun, bagaimana jika ternyata salah satu di antara kalian ternyata tidak menyelesaikan tugas?


Di sisi lain, dalam menjalin hubungan dengan teman atau pasangan, rasa percaya sering dikatakan menjadi dasar kuatnya hubungan. Jika saling percaya, niscaya hubungan itu akan berlangsung lama dan meski ada kesalahpahaman, semua bisa dibicarakan dengan baik. Akan tetapi, bagaimana jika ada pengkhianatan dan kebohongan berulang yang menghiasinya?



Rasa percaya itu hilang dan sering kali membuatmu sulit untuk kembali percaya pada orang lain. Ini tentu bukan hal yang baik, ya, karena jika tidak segera berdamai dengan trust issue itu, kamu jadi sulit menjalin hubungan dengan orang lain lagi.


Eh, tapi kalo #TemaniTeman lihat dari sisi lainnya lagi, ternyata ada lho trust issue yang berdampak baik. Seperti apa misalnya?


Pertama, ketika membaca berita atau narasi di media sosial justru kamu perlu mengeluarkan trust issue­-mu agar bisa berpikir dengan lebih kritis. Bertanya apakah berita ini benar? Apakah narasi ini tepat? Apakah konsep yang dibawa tidak melenceng? Dan berbagai pertanyaan lain membuatmu bisa menggali informasi dengan lebih kritis. Hal ini membuatmu tidak mudah termakan hoaks.


Kedua, ketika ada yang mengajakmu berkenalan, baik di dunia nyata maupun di media sosial. Justru kamu jangan mudah percaya untuk langsung berteman dekat dengan mereka. Berbagai kasus yang terjadi seperti penipuan, kekerasan, dan lainnya diawali ketika korban sudah mulai percaya dengan pelaku. Dalam hal ini, trust issue bisa menjadi rambu-rambu kamu untuk lebih berhati-hati, loh!


Ketiga ... apa kamu punya contoh lain? Hehehe...



Contoh di atas sebenarnya lebih menekankan pada jiwa kritismu agar tidak mudah percaya dengan hal yang belum tentu benar. Meski ada dampak baik dari trust issue, bukan berarti kamu jadi membiarkan isu itu menggerogoti jiwamu hingga membuat hidup tak tenang.


Jika trust issue sudah mulai mengganggu aktivitas hidupmu, membuatmu tidak tahu mana yang harus dipercaya dan yang tidak, serta membuatmu bingung dalam mengambil keputusan, tidak ada salahnya kamu minta bantuan profesional, seperti psikolog dan psikiater, untuk membantu memilah pikiran.


Bersikap kritis dan tidak mudah percaya dengan orang baru, narasi baru, atau berita baru memang bisa membuat pikiran kita berkembang. Namun, jika mempertahankan trust issue yang ada dalam diri hingga membuat diri tak lagi percaya dengan orang yang sebenarnya tulus, tentu ini akan menjadi kerugian tersendiri, ya.


Semoga kamu bisa #SelaluBertumbuh dan mampu memilah mana orang-orang yang benar tulus padamu, berita yang benar untuk diterima, dan bisa membantumu dalam mengambil keputusan terbaik dalam hidup.

Tentang Penulis

Anisa Zahra Wijayanti Nugroho, S.Psi.

Penulis yang pernah menempuh pendidikan di Fakultas Psikologi UGM dan sudah menghasilkan beberapa karya/buku, baik fiksi maupun non-fiksi. Mau kenalan lebih jauh? Langsung meluncur aja ke Instagram @anisaanza

3 views0 comments

Recent Posts

See All